Cianjur, 23/11 (ANTARA)- Rumah warga di Kampung Puncak, Desa Sirnagalih, Kecamatan Sindangbarang, Cianjur, Selasa, pukul 17.30 WIB, hangus dilalap si jago merah.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, karena pemilik rumah H Maksum (47) tengah berada di rumah saudaranya yang terpisah jarak beberapa ratus meter dari rumah tersebut.

Diduga api berasal konsleting listrik dibagian langit-langit rumah dan menyambar tabung gas 3 kilogram di bagian dapur. Akibatnya, Maksum mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.

"Sebelum api membesar, sempat terdengar suara dentuman yang cukup keras. Diduga berasal dari tabung gas di bagian belakang rumah," kata Muklis (41), saksi mata warga sekitar.

Selang beberapa saat bunyi dentuman, api dengan cepat membakar bangunan rumah tersebut, apai dengan cepat menjelar karena angin berhembus kencang sore menjelang malam itu.

Warga yang melihat api berkecamuk di rumah Maksum, berupaya memadamkan api, dengan alat seadanya, agar tidak menjalar ke rumah warga yang letaknya berdekatan.
Sedangkan Maksum, pemilik rumah sempat shock melihat bangunan rumah miliknya, nyaris rata diamuk sijago merah. Dia baru mengetahui rumahnya terbakar dari warga yang sengaja datang ke ruamh saudaranya di Kampung Bogem.

"Kami sudah satu hari tidak pulang karena ikut membantu persiapan saudara yang mau nikahan. Kami tidak tahu harus berbuat apa, untuk sementara kami akan menumpang," katanya dengan nada lirih.
Dia berharap mendapat bantuan dari pemerintah untuk membangun kembali rumahnya tersebut.***3***
Fikri


Editor : Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026