Sumarni salah seorang pedagang daging ayam di Indramayu, Selasa mengatakan, permintaan daging ayam tiga hari menjelang Lebaran Idul Fitri 1431 Hijriyah mulai meningkat, sehingga memicu kenaikan harga.
"Satu pekan sebelum lebaran harga daging ayam Rp 23 ribu per kilogram sekarang naik menjadi Rp 30 ribu per kilogram,"katanya.
"Harga daging ayam sempat melambung tinggi memasuki awal bulan Ramadhan kemudian harga turun setelah satu pekan puasa, namun kini harga naik kembali,"kata Sumarni.
Nani pedagang daging ayam lain di pasar kota Indramayu mengaku, tiga hari menjelang Lebaran Idul Fitri 1431 Hijriyah harga daging ayam potong naik, awalnya hanya Rp23 ribu per kilogram sekarang mencapai Rp 30 ribu per kilogram.
"Harga daging ayam potong melambung mencapai Rp 30 ribu per kilogram, bertahan hingga awal bulan Ramadhan, kemudian harga turun, kini naik kembali menjelang lebaran,"katanya.
"Berdasarkan pengalaman selama 20 tahun dagang daging ayam potong , pergerakan harga dapat dipantau yang biasanya hanya hari besar harga dsging ayam potong naik,"katanya.
Sementara kenaikan harga daging ayam potong di Kabupaten Indramayu cukup memberatkan pedagang kecil yang berbahan baku utama daging ayam tersebut.
Dibo salah seorang pedagang ayam goreng tepung mengeluhkan kenaikan harga daging ayam potong, menurut dia kanaikan daging ayam menyulitkannya untuk menjual kembali ayam tepung yang disajikan kepada pelanggan tetap.
Harga kebutuhan pokok lain di pesisir pantai utara Kabupaten Indramayu,Jawa barat juga mengalami kenaikan harga sepertu telur ayam ras, sebelumnya hanya Rp 12 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp15 ribu per kilogram.***2***(T.pso-061/C/B008/B008)
Enjang S
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.