Soreang, 17/8 (ANTARA) - Sekitar 400 orang ikut terlibat dalam pelipatan 2.126.500 plus 2,5 persen surat suara yang akan digunakan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2010 Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (29/8) mendatang.

Ketua Bidang Logistik Komisi Pemilihan Umum (KPI) Kabupaten Bandung, Asep Wanda, Senin (16/8), menyebutkan pelipatan surat suara itu dikerjakan swakelola oleh Pesantren Al Huda Kecamatan Ciwidey, di Pusdik Intelkam Polri di Kecamatan Kutawaringin, mulai Sabtu (14/8).

Pelipatan surat suara di Pusdik Intelkam Polri, menurut Asep, karena tempat tersebut dianggap netral dan steril dari berbagi gangguan, karena mendapat pengawasan personel Polri 24 jam.

Dalam proses pelipatan surat suara, lanjut Asep, KPU Kabupaten Bandung ada dalam posisi mengawasi, sama halnya dengan Panitia Pengawas (Panwas) Pilkada 2010 Kabupaten Bandung.

"Namun demikian kekhawatiran tetap ada, khawatir waktu pengerjaan pelipatan tidak sesuai dengan kesepakatan antara KPU dengan Al Huda," kata Asep.

Asep menyebutkan, KPU Kabupaten Bandung dengan Pondok Pesantren Al Huda sepakat pengerjaan pelipatan surat suara selesai pada 19 Agustus 2010, sehingga ada rentang waktu yang cukup untuk pendistribusiannya.

Setelah selesai dilipat, lanjut Asep, KPU Kabupaten Bandung harus mendistribusika surat suara itu ke setiap panitia pemilihan kecamatan (PPK), dari PPK diteruskan ke Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Pelipatan surat suara, ujar Asep juga mendapat pengawasan dari Panwas Kecamatan (Panwascam) terdekat dengan lokasi pelipatan, yakni Panwascam Kutawaringin, Soreang, Katapang, Margaasih dan Panwascam Margahayu.

"Namun tidak menutup kemungkinan bagi Panwascam lain untuk turut juga mengawasi pelipatan itu," kata Ketua Panwascam Kecamatan Margaasih, Bagja Sukmana, di Pusdik Intelkam Polri.***1***


Editor : Sapto HP

COPYRIGHT © ANTARA 2026