"Fasilitas ini digunakan untuk umum, untuk memudahkan tamu yang datang kesini dengan mudah, maka kita siapkan layar 'kios k' tersebut dengan layanan komplit internet, apabila dibuka tujuan dengan tujuan lain kita tidak bisa mengontrol itu, ujar Sekretaris Dewan Ida Hernida kepada wartawan di Bandung, Rabu.
Dia mengatakan, jika penggunaannya itu berbeda hal, dan melihat efeknya yang berdampak negatif, maka fasilitas tersebut akan dicabut untuk selamanya, kecuali intranet khususnya internet di dalam ruangan staf dewan.
"Menyikapi informasi mengenai adanya situs porno yang dibuka di komputer fasilitas umum DPRD Jabar, maka kita mengambil langkah tegas dengan menutup akses internet komputer pada 'kios K'," terang Ida.
Penutupan akses internet "kios k" di gedung DPRD Jabar, terkait ditemukannya history dalam link layanan internet yang banyak mengakses situs porno di layanan umum internet tersebut.
Bahkan informasi mengenai adanya situs porno tersebut, langsungb ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian dari Polrestabes Bandung guna mengecek kebenarannya.***1***
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.