Kejadian berawal ketika rumah Milik Markus yang dihuni oleh tujuh mahasiswa, terbakar sekitar pukul 17.00 wib, Senin.
Menurut penuturan saksi mata Desmon mengatakan bahwa ia kaget ketika hendak pulang ke kostannya sudah banyak asap dan api yang keluar dari atap rumah kost saya.
" Kami bertujuh ngekost dirumah ini, pemiliknya berada di Cimahi bernama pak Markus, rumah dengan lantai dua yang atapnya terbuat dari papan ini, dilantai bawah digunakan untuk dapur di atas untuk kamar tidurnya," ujar Desmon kepada wartawan.
Api yang semakin besar akibat angin yang bertiup kencang, berusaha dipadamkan oleh warga sekitar, bahkan banyak para penghuni kost yang merupakan penghuni mayoritas kdi kawasan tersebut, panik mengeluarkan barang-barang berharga seperti TV dan Komputer.
Kapolsek Bandung Wetan Kompol Rudi Trihandoyo kepada wartawan mengatakan, bahwa kejadian kebakaran ini tidak menimbulkan korban dan tidak membakar rumah dalam jumlah banyak.
" Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kerugian sedang kita taksir, sedangkan untuk penyebabnya dugaan awal kita karena listrik konslet di sekitar kawasan padat tersebut," ungkap kapolsek.
Meski berhasil dipadamkan dengan usaha gotong royong warga, pihak kepolisian tetap memanggil damkar guna menetralisasi api agar tidak membesar.
"Kita tetap datangkan pemadam, kemungkinan terjebak macet, untungnya warga disini bergotong royong sehingga api cepat padam," terang Kapolsek Bandung wetan Kompool Rudi Trihandoyo.***3***
(U.pso-214/C/Y003/Y003) 02-08-2010 18:37:41
Editor :
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.