"Talkshow ini merupakan rangkaian acara menuju perhelatan reuni akbar Universitas Indonesia bertajuk Homecoming Day UI 2010," kata Kepala Kantor Komunikasi UI, Vishnu Juwono, di Depok, Rabu.
Talkshow tersebut akan dihadiri oleh Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI) Dr. Sofyan A. Djalil, para narasumber dari kalangan pemerintahan dan swasta yang kini aktif dalam instansi pemerintahan, swasta, dalam bidang lingkungan.
Mereka antara lain Deputi Menteri Lingkungan Hidup Bid. B3 & Limbah B3, Drs. Imam Hendargo A,.I., MA, Deputi Gubernur DKI Jakarta Bid. Tata Ruang dan Lingkungan Hidup, dr. Ahmad Haryadi, M.S.
Vishnu mengatakan berbagai permasalahan lingkungan hidup beserta solusinya akan dipaparkan dalam talkshow ini, seperti sejauh mana perkembangan keseriusan persoalan lingkungan hidup di dunia, khususnya di Indonesia.
Selain itu juga akan dibahas bagaimana Pemikiran dan Strategi Kebijakan Pemerintah dalam menghadapi dan mengatasi persoalan lingkungan hidup di Indonesia, apa saja sikap dan perilaku yang diharapkan dari masyarakat Indonesia untuk menghadapi dan mengatasi persoalan lingkungan hidup.
Selain itu akan dipaparkan potret terkini dari persoalan lingkungan hidup di Kota Jakarta, saerta bagaimana strategi kebijakan Pemprov DKI Jakarta dalam menghadapi dan mengatasi persoalan lingkungan hidup di Kota Jakarta.
Lebih lanjut ia mengatakan Green Campus Talkshow akan membahas konsep ideal Teknologi Kendaraan Ramah Lingkungan (hybrid car) dan sejauh mana implementasi dan peranannya dalam mengatasi masalah lingkungan hidup, khususnya pengendalian emisi.
Persoalan lingkungan kata Vishnu telah semakin menjadi persoalan serius bagi seluruh umat manusia di dunia, khususnya di Indonesia.
"Persoalan lingkungan ini telah berkembang sedemikian rupa dan menjelma menjadi ancaman bagi kelangsungan keberadaan bumi, yakni tanah, air dan udara, termasuk tentu saja kelangsungan kehidupan kita sendiri sebagai manusia," ujarnya.
Persoalan lingkungan ini beragam wujudnya mulai dari semakin luasnya wilayah rawan banjir di berbagai penjuru dunia akibat perubahan ekosistem, semakin kerapnya bahaya longsor tanah dan perbukitan yang juga akibat perubahan ekosistem, turunnya kualitas udara akibat meningkatnya produksi emisi.
Ia mengatakan berbagai wujud gangguan lingkungan dan kehidupan manusia akibat pemanasan global dan perubahan iklim.
Feru L
Editor : Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.