Bandung, 1/6 (ANTARA) - Sebanyak 47 warga Jawa Barat didata mengaku berusia di atas 101 tahun yang mana sebagian besar adalah perempuan.

"Hasil pendataan pada Sensus Penduduk 2010 lalu di Jabar dilaporkan sebanyak 47 warga berusia di atas 100 tahun, namun kami masih melakukan verifikasi dan mencocokan kebenarannya," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat H Lukman Ismail di Bandung, Selasa.

Ia menyebutkan, dari hasil pendataan warga dengan usia tertua 151 tahun di Kabupaten Tasikmalaya. Namun demikian belum diketahui kebenaran dari pengakuan manula itu, meski demikian tetap menjadi catatan BPS.

Ia menyebutkan, sebagian besar warga tersebut tidak bisa memperlihatkan bukti otentik yang menunjukan kebenaran usia yang diakuinya itu sehingga BPS Jawa Barat belum bisa melaporkannya untuk masuk pada Museum Rekor Indonesia (MURI).

"Usia mereka baru berdasarkan pengakuan, salah satunya mengaku ia sudah menikah saat Ratu Wihelmina, Ratu Belanda menikah pada tahun 1880-an. Itu baru pengakuan, namun diharapkan ada tim yang bisa memastikan kebenarannya," kata Lukman Ismail.

Selain itu pengakuan usia para manula tersebut juga tercantum dalam KTP mereka masing-masing. Salah satunya warga di Kabupaten Bandung Barat dimana usianya tertulis pada KTP-nya yakni 139 tahun.

Lukman menyebutkan, sebaran penduduk di atas 101 tahun di Jawa Barat itu antara lain di Kabupaten Garut delapan orang, Kabupaten Ciamis (8), Kabupaten Tasikmalaya (4), Kabupaten Cirebon (10),
Indramayu (2), Kabupaten Bekasi (1), Bandung Barat (1), Kota Bandung (7), Kota Cirebon (1) dan Kota Depok (1).

Lukman Ismail memastikan seluruh blok pencacahan di Jawa Barat telah tuntas terdata oleh petugas Sensus Penduduk 2010 di provinsi itu.

"Semua blok pencacahan sudah terdata dan didatangi oleh petugas pencacah, meski demikian ada yang mungkin belum tercacah dan saat ini dilakukan penyisiran oleh 'task forces' untuk memastikan mereka terdata," kata Lukman Ismail.

Pendataan di Jawa Barat berlangsung 1 hingga 31 Mei 2010 dengan mengerahkan 91.000 tenaga pencacah atau petugas sensus yang disebar ke-33 kabupaten/kota di provinsi itu. Kecuali di Kabupaten Sukabumi, pencacahan dilakukan lebih cepat yakni 20 April hingga 20 Mei 2010 karena terkait Pilkada di kabupaten itu.

Syarif A


Editor : Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026