Garut, 23/4 (ANTARA) - Dinas Kehutanan Kabupaten Garut sejak 2009, telah menanam 2.256.196 batang pohon pada areal seluas 5.640 hektare.

Lahan yang ditanami pohon tersebut tersebar pada 42 wilayah kecamatan dengan sekitar 245 desa serta pada perkebunan PT. Condong, kata Kepala Dinas Kehutanan Garut Ir H Eddy Muharam, M.Si, Jumat.

Penanaman tersebut di kawasan hutan rakyat dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, termasuk proses pemeliharaannya yang harus dilaksanakan dengan sebaik mungkin, ungkapnya.

Didampingi Kepala Seksi Rehabilitasi Hutan dan Lahan, Endang Rusmana, SP, dia mengemukakan jenis vegetasi yang ditanam, antara lain albasia, jati, ketapang, kelapa, cengkeh, karet, hanja, mangium, mahoni, afrika, rimba campuran, eucalyptus, kopi, suren, serta tanaman manglid.

Dipastikan pada tiga hingga lima tahun mendatang, bisa menjadi tanaman produksi meski disyaratkan harus terus dikembangkan pembudidayaannya, pada hutan masyarakat yang sekaligus ditanami jenis tanaman pangan dengan teknik tumpang sari.

Sehingga masyarakat sekitar hutan, tak hanya menunggu produksi kayu selama tiga tahun, melainkan pemenuhan kebutuhan hidup sehari-harinya bisa diperoleh dari beragam produk tanaman tumpang sari, katanya.

Mereka juga diingatkan, dengan menjaga dan memelihara jenis tanaman keras dapat memenuhi fungsi konservasi lingkungan, terutama di daerah perbukitan yang pada bagian hilirnya banyak dijadikan lokasi pemukiman penduduk.

Proses penanaman pun, akan terus berlanjut hingga akhir 2010 pada kawasan hutan masyarakat lainnya, sebagai upaya mengantisipasi terjadinya bencana tanah longsor dan banjir lumpur, tegas Eddy.

(U.KR-HT/B/Y008/Y008) 23-04-2010 13:58:31


Editor :

COPYRIGHT © ANTARA 2026