Direktur utama PT Arta Jasa, Arya Damar, di Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu, mengatakan, pengiriman uang tersebut merupakan nilai rata-rata setiap bulan pada tahun 2010.
Menurut dia, nilai pengiriman uang dari luar ke dalam negeri tersebut masih tergolong kecil karena program "Remittance" baru berjalan sejak tahun 2009.
Selain itu baru melakukan kerjasama dengan dua negara yakni Hongkong dan Malaysia yang tergolong banyak warga negara Indonesia bekerja di dua negara tersebut.
Ia menerangkan, "Remittance" tersebut merupakan program dari Arta Jasa bagi warga negara Indonesia yang bekerja diluar negeri agar mudah mengirimkan uang ke Indonesia.
"Remittance ini umumnya untuk warga negara Indonesia yang diluar negeri agar mudah mengirimkan uang ke keluarganya di Indonesia," katanya usai meresmikan bangunan sekolah di Kecamatan Cigalontang bantuan dari Arta Jasa.
"Remittance" yang diluncurkan Arta Jasa sudah melakukan kerjasama dengan 37 Bank di Indonesia dan setiap penarikan uangnya dapat diambil di ATM.
Bahkan kata dia, jarak waktu pengiriman tidak berlangsung lama, setelah uang diserahkan pada pihak bank di dua negara tersebut, saat itu juga uang sudah sampai di Indonesia.
"Pengambilan uangnya sudah bisa diambil diseluruh bank yang kerjasama di Indonesia, dari Sabang sampai Merauke," katanya.
Dalam meningkatkan pelayanan kepada warga negera Indonesia yang berada di luar negeri, pihak Arta Jasa akan melakukan kerjasama dengan Bank di negara-negara asing yang dinilai cukup banyak penduduk Indonesia.
"Nanti kedepannya selain Hongkong dan Malaysia, akan kerjasama lagi dengan negara di Timur Tengah, karena negara tersebut banyak warga negara Indonesia," katanya.
Feri P
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.