Cianjur, 18/2 (ANTARA)- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, akan berkoordinasi dengan 18 satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) menjelang Pilkada 2011.

Hal tersebut dilakukan KPU Cianjur sebagai bentuk persiapan menjelang pilkada, dimana pihak KPU melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) dengan unsur Muspida serta pimpinan SOPD, kata Ketua KPU Cianjur, Unang Margana SH MH di Cianjur, Kamis.

Ia mengatakan, SOPD yang akan terlibat dalam pilkada mendatang karena banyak hal yang mesti diurus dengan melibatkan SOPD terkait.

"Untuk penyusunan anggaran, kami akan berhubungan dengan Bagian Keuangan, Kesbang, maupun Sekretariat Daerah (Setda)," katanya.

Selain penyusunan anggaran, kata dia, saat ini pihaknya mulai melakukan proses pemutakhiran data pemilih, dimana KPU menerima data pemilih dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dalam bentuk DP4.

Nantinya, DP4 tersebut, akan diserahkan pada petugas pemungutan suara (PPS). "Setelah itu DP4 menjadi daftar pemilih sementara(DPS). Selanjutnya menjadi daftar pemilih tetap (DPT)," tuturnya.

Data pemilih jelasnya, merupakan persoalan yang cukup serius, bahkan bisa menjadi persoalan politis karena KPU tidak ingin saat pilkada nanti, ada pemilih dobel nama, maupun tidak terdaftar.

"Untuk antisifasi terjadinya kesalahan data pemilih dan pemilih yang tidak terdaftar, kami akan memutahirkan data semaksimal mungkin," ucapnya.

Sementara itu, pada bulan Juni nanti, ungkap Unang, akan dimulai perekrutan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), dilanjutkan pada bulan Juli, seleksi PPK dan PPS.

"Kalau tidak ada halangan, menjelang pemilihan pada bulan September, pilkada di Cianjur, sudah dapat dilaksanakan," pungkasnya.

(U.K-FKR/C/Y008/Y008) 18-02-2010 16:29:16


Editor : Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026