"Baru sekitar 219 perusahaan yang telah ikut program jamsostek paket A. Ini artinya hanya 50 persen perusahaan yang ikut program jamsostek," kata Anggota Komisi IV DPRD Kota Cimahi, Robin Sihombing, usai melakukan kunjungan ke kantor Jamsostek Cabang Cimahi , Senin.
Ia menjelaskan, karena kedudukan Jamsostek sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), maka setiap perusahaan wajib mengikutsertakan pekerjaan pada program Jamsostek Paket A, yakni Jaminan Keselamatan Kerja (JKK), Jamin Hari Tua (JHT) dan Jaminan Kamatian.
Menurut Robin, dengan diikutsertkannya karyawan sebuah perusahaan dalam program Jamsostek maka, perusahaan telah menjalankan kewajibannya untuk melindungi pengawai atau karyawannya.
Dikatakannya, masih banyaknya perusahaan di Kota Cimahi yang belum mengikutsertakan pekerjanya dalam program Jamsostek menunjukkan bahwa lemahnya pengawasan dari pihak eksekutif (Disdukpencapilsosnaker Kota Cimahi).
"Fungsi pengawasan Disdukpencapilsosnaker sangat lemah hal ini," kata Robin yang juga mantan aktivis buruh.
Pihaknya menyatakan, dalam waktu dekat ini akan mengunjungi beberapa perusahaan dan Disdukpencapilsosnakertrans terkait dengan permasalahan masih banyaknya perusahaan yang tidak ikut dalam Jamsostek.
Menurut data dari Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil, Sosial dan Tenaga Kerja (Disdukcasipsosnaker) Kota Cimahi mencatat, hingga Oktober 2009 ada sekitar 1.317 kecelakaan kerja.
Jumlah tersebut lebih sedikit dibanding tahun-tahun sebelumnya, dimana kecelakaan kerja mencapai 1.827 kejadian.
Masih tinnginya angka kecelakaan kerja di Kota Cimahi, membuat pemerintah Kota Cimahi terus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di setiap perusahaan.
Kepala Seksi Pengawasan Tenaga Kerja, Jamsostek, dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Pemkot Cimahi, Dewanty, mengatakan, salah satu upaya yang dilakukan pemkot ialah dengan memberikan pembinaan terkait masalah K3 kepada setiap perusahaan.
"Melalui pembinaan dan pengarahan yang rutin dilakukan, kini apresiasi dari perusahaan dan pekerja terus membaik. Kesadaran mereka untuk taat pada aturan dan menggunakan alat pelindung diri sudah mulai meningkat," kata Dewanty.
Adjat Sudrajat
(U.PK-ASJ/B/M019/M019) 11-01-2010 16:24:48
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.