Cianjur, 10/12 (ANTARA) - Warga Kampung Leuwi Petir, Desa Murni Sari, Kecamatan Mande, Cianjur, Jawa Barat, digegerkan dengan temuan mayat pria bertato tanpa identitas.

Peristiwa penemuan mayat pria dengan ciri-ciri tato rantai di tangan kiri itu, berawal ketika Isapudin, warga setempat, hendak mandi ke Sungai Cibogo, Kamis siang.

Beberapa meter sebelum sampai di pinggir sungai, ia melihat tubuh manusia dalam posisi tertelungkup, mengambang di tengah sungai.

Tidak percaya dengan penglihatanya, ia memanggil beberapa orang warga lainnya untuk memastikan.

Betapa terkejutnya warga, ketika mendapati di sekujur tubuh mayat pria yang diperkirakan berusia 40 tahun itu, penuh dengan luka bacokan.

"Saya tidak percaya awalnya itu mayat manusia. Namun setelah beberapa orang warga datang, kami melihat lebih dekat dan di tubuhnya penuh luka bacokan," katanya.

Beberapa orang melaporkan temuan tersebut ke Mapolsek Mande. Selang beberapa saat, petugas dari Polsek Mande dan tim forensik dari Polres Cianjur, datang ke tempat kejadian perkara (TKP).

Berdasarkan keterangan petugas, korban diduga dibuang ke sungai setelah "dihabisi" di tempat lain.
"Perkiraan kami korban tanpa identitas itu bukan warga sekitar. Pasalnya tidak ada seorang pun warga yang mengenalnya. Korban diduga sengaja dibuang untuk menghilangkan jejak," ucap Jajang, anggota tim Forensik Polres Cianjur.

Ia menambahkan, usai melakukan olah TKP, jasad korban dibawa ke RSUD Cianjur, guna keperluan visum et repertum.

Fikri
(U.K-FKR/C/H-KWR/H-KWR) 10-12-2009 21:45:56


Editor : Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026