Penyelenggaraan kegiatan yang berlangsung sepuluh tahun sekali itu, diagendakan berlangsung pada 1-31 Mei mendatang, di 42 wilayah kecamatan dengan 403 desa dan 21 kelurahan, katanya saat ditemui, Selasa.
Sebanyak 4.709 PCL tersebut, akan melakukan pencacahan pada 7.705 blok masing-masing terdiri 120 rumah tangga atau setiap PCL mendatangi 200-300 responden, ungkap Suyatno.
Sementara itu, dari 42 pertanyaan yang diisi bersama responden bisa menelan waktu 10 menit hingga satu jam karena tergantung kondisi sumber daya manusia responden yang ditemui.
Dengan materi pertanyaan berindikator kependudukan, pendidikan, kesehatan, keberlangsungan kerja, perumahan serta pengusaan teknologi informasi, katanya.
Karena SP 2010, juga memiliki urgensi pemantauan kinerja capaian "Millenium Development Goal's" (MDGs), yang hasilnya ditargetkan bisa diketahui tepat waktu atau pada Agustus 2010, katanya.
Para PCL meliputi lulusan SMA, karang taruna, unsur kepemudaan serta para pensiunan pegawai negeri dari 42 kecamatan, yang akan dilakukan pelatihan selama tiga hari sebelum diterjunkan melakukan pencacahan SP 2010.
Mekanisme pelaporan pencacahan yang menggunakan metoda dejure serta defakto itu, dari setiap PCL disampaikan kepada koordinator tim dilanjutkan kepada koordinator lapangan, kemudian pada koordinator statistik kecamatan (KSK), dari KSI disampaikan pada kantor BPS kabupaten.
Sebelumnya setiap PCL, mendatangi masing-masing responden dari pintu ke pintu pada setiap alamat sesuai dengan pembagian blok.
Maka diharapkan, agar masyarakat berperan serta memperlancar pelaksanaan SP 2010 tersebut, dengan memberikan kesempatan kepada petugas untuk melakukan pencacahan sekaligus menjawab setiap pertanyaan dengan seobyektif mungkin, imbuh Suyatno. ***3***
John Doddy Hidayat
(T.PK-HT/C/Y003/Y003) 08-12-2009 19:11:44
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.