Soreang, 28/11 (ANTARA) - Bupati Bandung, Jawa Barat, H Obar Sobarna, menyampaikan bantuan Rp24,395 miliar kepada 171 desa di 20 kecamatan, untuk pendanaan program nasional pemberdayaan masyarakat (PNPM) mandiri perkotaan di bidang fisik.

"Sejak PNPM mandiri perkotaan digulirkan pada 2007, telah terbentuk 171 badan keswadayaan masyarakat (BKM), sebagai badan pengelola dana PNPM," katanya di Soreang, Sabtu.

Dari sejumlah BKM itu, terserap 7.135 relawan dengan jumlah penerima manfaat PNPM 662.569 orang, yang tersebar di 3.532 kelompok swadya masyarakat (KSM.)
Selain untuk membantu strategi pembangunan kemandirian masyarakat, PNPM digunakan pula sebagai instrumen pencapaian indeks pembangunan manusia (IPM) Kabupaten Bandung tahun 2010 sebesar 80.

Pemerintah Kabupaten Bandung, hingga kini tetap kosisten untuk terus membantu pembangunan di pedesaan, karena kemampuan desa untuk mrembangun darerahnya secara mandiri tidak sesuai dengan kondisi keuangan yang ada.

"Untuk itu, kita bantu pendanaannya agar akselerasi pembangunan di pedesaan semakin lancar," ujar Obar Sobarna, seraya menyebutkan daerahnya termasuk salah satu kabupaten terbaik di Indonesia bidang dana pendamping PNPM Mandiri Perkotaan.

Kepala Dinas Perumahan Penataan Ruang dan Kebersihan Kabupaten Bandung, Indra Martono, menyebutkan dana PNPM kota mandiri merupakan dana "sharing" APBD Pemerntah Kabupaten Bandung dengan pemerintah pusat.
Besaran dana dari Kabupaten Bandung, kata Indra Martono, Rp5.670.000.000 miliar dan dari pemerintah pusat Rp 18.725.000.000.

Indra menyebutkan, untuk wilayah lama tahun 2007 sebanyak 38 desa, wilayah lanjutan tahun 2008 130 desa, dan untuk wikayah baru tahun 2009 tiga desa.

"Ada pun garapan yang didanai oleh PNPM Mandiri Perkotaan, meliputi pembuatan drainase, MCK, perbaikan rumah tidak layak huni, pengadaan air bersi, dan pembuatan jalan gang," tambahnya.***3***

Ayi
(U.PSO-057/B/Y003/Y003) 28-11-2009 18:24:19


Editor : Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026