Garut, 7/11 (ANTARA) - Menteri Negara (Meneg) Pemberdayaan Daerah Tertinggal, Ahmad Helmi Faizal Zaini, akan menemui masyarakat peternak sapi di Desa Panawa, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (8/11).

"Rencana itu terkait dengan potensi peternakan sangat baik di kabupaten kami, apalagi kami juga mempunyai produk unggulan domba dengan luas lahan penggembalaan mencapai 2.651,65 hektare," ungkap Kabag Informatika Setda setempat Dik Dik Hendrajaya, Sabtu.

Potensi itu, katanya, bisa memproduksi 93.187,08 ton lebih pakan ternak dengan produktivitas lahan penggembalaan dapat menghasilkan 28,29 ton pakan/ha, maka sejak 2003 hingga kini pertumbuhan populasi ternaknya di atas 20 persen, kecuali pada populasi itik.

"Peningkatan pertumbuhannya antara lain diperoleh melalui fasilitasi program pengembangan ternak dan 'breeding' yang dilaksanakan pemerintah, peternak, dan swasta," katanya.

Sementara itu, populasi unggas seperti ayam ras, ayam buras, dan itik masih dipengaruhi isu negatif berupa wabah flu burung (Avian Influenza).

Populasi sapi perah pada 2008 tercatat 15.297 ekor, sapi potong 11.633 ekor, kerbau 15.872 ekor, kuda 2.366 ekor, domba 509.025 ekor, kambing 75.193 ekor, itik 222.300 ekor, ayam buras 1.435.233 ekor ,serta ayam ras petelur 94.018 ekor.

Namun meski populasinya setiap tahun cenderung mengalami peningkatan, tetapi tingkat kepemilikan masyarakat terhadap berbagai ternak tersebut, terutama sapi masih sangat minimal.

"Karena itu perlu bantuan pemerintah untuk pengembangan ternak sapi, guna memenuhi gizi dan sekaligus bisa meningkatkan perekonomian masyarakat pedesaan di daerah-daerah tertinggal," katanya.

Dengan kehadiran Meneg Pemberdayaan Daerah Tertinggal juga diharapkan bisa memfasilitasi terpenuhinya tingkat kepemilikan ternak sapi oleh warga pedesaan.

"Agar mereka bisa menekuni usahanya, sehingga tak terjadi urbanisasi secara besar-besaran dari desa menyerbu kota akibat tergiur peluang ekonomi, yang kenyataannya tak selalu memiliki kepastian," katanya. ***2***

John Doddy Hidayat
(U.PK-HT/C/E011/E011) 07-11-2009 13:37:22


Editor :

COPYRIGHT © ANTARA 2026