Bandung, 3/11 (ANTARA) - PT Kereta Api (PTKA) akan menghentikan operasional tiga kereta apinya yakni KA Priangan Ekspres, KA Cantik dan KA Malang Ekspres mulai 1 Oktober 2009 karena okupansinya rendah sehingga potensial mengakibatkan kerugian bagi perusahaan BUMN itu.

"Okupansi ketiga KA itu memang di bawah 40 persen sehingga terpaksa akan dilikuidasi operasionalnya. Namun tidak akan sampai mengganggu pelayanan di jalur itu," kata Vice Presiden Komunikasi PTKA, Adi Suryatmini di Bandung, Selasa.

Selain itu, PTKA juga akan mengurangi dua jadwal perjalanan KA Parahyangan Bandung - Jakarta mulai 1 Februari 2009 mendatang. Saat ini terdapat enam jadwal perjalanan KA Parahyangan dengan jurusan Stasiun Bandung - Stasiun Gambir Jakarta.

Khusus untuk KA Priangan Ekpres, KA Cantik dan KA Malang Ekspres, PTKA tidak lagi melayani pemesanan online tiket ketiga KA itu sejak 35 hari sebelum 1 Desember 2009 karena penghentian operasional itu sudah menjadi keputusan direksi.

Namun yang mengejutkan adalah penghentian perjalanan KA Priangan Ekspres (Primeks) jurusan Banjar - Bandung - Pasar Senen Jakarta. Pasalnya KA kelas eksekutif yang melayanai permintaan pasar dari kawasan Priangan Timur itu baru beroperasi selama tiga bulan.

KA yang berangkat pukul 05.00 WIB dari Stasiun Banjar itu baru diresmikan pada 12 Agustus 2009 lalu di Stasiun Tasikmalaya. KA tersebut sempat melayani penumpang Arus Mudik/ Balik Lebaran 1430 Hijriyah lalu.

Namun setelah angkutan lebaran usai, okupansi KA Priangan Ekspres turun hingga di bawak 40 persen. Padahal, sebelumnya KA itu diprediksi mampu mengangkut penumpang dari kawasan Priangan ke Jakarta dan sebaliknya dengan okupansi yang cukup tinggi.

Salah satunya disinergikan dengan promosi wisata kawasan Priangan Timur. Namun hingga saat ini okupansinya cenderung terus menurun.

Jalur yang dilayani KA Priangan Ekspres merupakan jalur lama yang sempat dilayani oleh KA ekspres Galuh jurusan Banjar - Pasar Senen Jakarta yang dihentikan operasinya pada tahun 1990-an karena okupansinya yang rendah.

Ketika ditanyakan kemungkinan terjadi kegagalan dalam melakukan survei lapangan sebelum meluncurkan operasional KA itu, menurut Adi kegiatan itu sudah dilakukan maksimal namun kenyataanya memang tidak sesuai dengan okupansi yang diharapkan.

Sementara itu, KA Cantik Surabaya - Malang dan Malang Ekspres (Malang - Surabaya) juga akan dihentikan operasinya pada 1 Desember 2009 mendatang. Sama halnya dengan KA Priangan Ekspres, KA Cantik dan Malang Ekspres juga okupansinya dibawah 50 persen.

"Potensi penumpang KA Cantik dan Malang Ekspres sebenarnya cukup tinggi, namun konsumen di sana meminta tarif yang lebih murah dan itu sulit kita penuhi," kata Adi Suryatmini.

Meski kedua KA yang melayani jalur timur itu dihentikan operasinya, kata Adi, tidak akan mengganggu pelayanan di jalur itu. Pasalnya jalur itu masih dilewati KA Sri Tanjung dan KA Mutiara Timur.

Sementara tiga KA penumpang akan dihentikan operasionalnya mulai 1 Desember mendatang, PTKA rencananya akan mengoperasikan perjalanan lima KA barang pada November 2009 ini.

Kelima KA barang yang akan dioperasikan mulai bulan ini adalah KA Barang JP III Surabaya - Jakarta, KA Parcel Jakarta - Sarabaya, KA Aqua Cicurug Sukabumi - Jakarta, KA Baja PT krakatau Steel Cilegon - Surabaya dan KA Batubara Sukacinta/Marapi - Kramasan di jalur Sumatera.

"Lokomotif dan kereta penumpang bekas ketiga KA yang dilikuidasi itu akan diperbantukan untuk jalur lainnya. Termasuk juga disiapkan untuk membuka jalur baru pada 2010 mendatang," kata juru bicara PTKA itu menambahkan.

***2***

Syarif Abdullah
(U.S033/B/A023/A023) 03-11-2009 15:39:48


Editor :

COPYRIGHT © ANTARA 2026