Anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) membuka tiga posko dengan menyediakan fasilitas pijat dan koneksi internet gratis untuk para pemudik yang kelelahan setelah melakukan perjalanan di kawasan jalur utama mudik di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, selama musim arus mudik dan balik Hari Raya Lebaran.

"Kami dari Banser Kabupaten Tasikmalaya rutin setiap tahun mendirikan posko mudik, ada wifi dan pijat gratis untuk pemudik," kata Kepala Satuan Koordinasi Cabang Banser Kabupaten Tasikmalaya, Imam Mudofar kepada wartawan di Tasikmalaya, Jumat.

Ia menuturkan, posko mudik bagi pemudik itu sudah menjadi agenda program tahunan Banser Kabupaten Tasikmalaya untuk membantu para pemudik dengan menyediakan fasilitas yang nyaman.

Ia menyebutkan, tiga posko yang dibangun yakni depan Kantor PCNU Kabupaten Tasikmalaya Jalan Raya Badakpaeh, Singaparna, kemudian depan Jalan Layang Rajapolah atau seberang jalan Markas Polsek Rajapolah dan di Pamoyanan, Kecamatan Kadipaten.

Posko mudik itu, kata dia, serentak didirikan oleh Banser seluruh Indonesia, terutama di daerah yang menjadi perlintasan pemudik seperti di Kabupaten Tasikmalaya.

"Instruksinya langsung dari pengurus pusat, kader-kader Banser di daerah diminta untuk membuka posko mudik, terutama daerah-daerah jalur utama yang dilalui pemudik," katanya.

Ia menyampaikan, posko tersebut disiapkan anggota Banser dan kader yang terpilih memiliki keahlian memijat sehingga bisa memulihkan kondisi badan pemudik yang sebelumnya kelelahan.

"Kita tempatkan kader-kader Banser yang jago pijat di tiap posko supaya pemudik yang kelelahan bisa kembali bugar dan fit untuk melanjutkan perjalanan," kata pria yang akrab disapa Dofar itu.

Sedangkan pelayanan internet gratis, kata dia, hanya di posko utama depan Kantor PCNU Kabupaten Tasikmalaya yang bisa diakses gratis oleh pemudik.

"Kami berharap pelayanan ini bisa membantu pemudik yang kelelahan untuk istirahat dan kembali melanjutkan perjalanan merayakan Lebaran di kampung halamannya," kata Dofar.

Baca juga: Penumpang kereta api kecewa karena tertahan di Stasiun Tasikmalaya

Baca juga: Jurnalis bantu masyarakat miskin di pelosok Tasikmalaya

 

Pewarta: Feri Purnama

Editor : Feri Purnama


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2019