Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat melakukan sistem satu arah dari Puncak-Cianjur menuju Bogor guna mengantisipasi antrean panjang kendaraan seiring tingginya volume kendaraan menuju wilayah hukum Bogor pada H+4, Rabu.

Kasatlantas Polres Cianjur AKP Aang Andi Suhandi di Cianjur, Rabu, mengatakan penerapan satu arah menuju Bogor dilakukan lebih cepat karena volume kendaraan dengan tujuan Bogor terus meningkat dan diprediksi akan mengalami lonjakan saat tempat wisata tutup.

Sehingga berbagai upaya dilakukan guna mengantisipasi terjadinya macet total pada petang hari, dimana arus kendaraan pemudik tujuan balik berbaur dengan kendaraan wisatawan yang hendak kembali ke kota asal masing-masing.

"Sistem satu arah dipercepat karena volume kendaraan meningkat menuju arah Bogor, terlebih di wilayah hukum Bogor sudah terlihat antrean panjang kendaraan dengan laju tersendat," katanya.

Untuk mencegah antrean terus memanjang dan berdampak ke wilayah hukum Cianjur, pihaknya berkoordinasi dengan Polres Bogor guna menerapkan sistem satu arah pada pukul 14:00 WIB sampai antrean mencair jalur kembali dibuka normal kedua arah.

Sedangkan di sepanjang jalur utama Cianjur-Bandung, kendaraan yang melintas terlihat ramai lancar, tidak terlihat antrean hanya laju kendaraan merayap ketika memasuki titik rawan macet seperti Haurwangi dan Pasar Ciranjang.

Puluhan petugas diturunkan guna mengatur kelancaran arus pada H+4 lebaran, bahkan petugas meminta pengendara khususnya pemudik tujuan balik ke Jabodetabek dan Banten untuk menggunakan jalur alternatif Jonggol dan Sukabumi agar tidak terjebak antrean di kawasan Puncak.

"Kami mengimbau pengendara khususnya pemudik tujuan Jabodetabek dan Banten untuk menghindari jalur Puncak karena volume kendaraan yang melintas masih tinggi terutama saat petang sehingga dapat memicu antrean panjang kendaraan," katanya.

Dia menambahkan, tidak menutup kemungkinan sistem satu arah kembali diberlakukan ketika antrean kendaraan dengan ekor mencapai 5 kilometer kembali terjadi di jalur Puncak-Cipanas pada Rabu petang.

"Kita lakukan berbagai upaya termasuk penyekatan dan penutupan arus secara situasional ketika di jalur Puncak-Cianjur kembali terjadi antrean lebih dari 5 kilometer," katanya.

Pewarta: Ahmad Fikri

Editor : Riza Fahriza


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2026