PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung memberlakukan aturan ketat penutupan pintu keberangkatan (boarding) lima menit sebelum jadwal kereta api (KA) meluncur di Stasiun Bandung.
Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo mengatakan kebijakan ini diberlakukan menyusul adanya catatan belasan penumpang yang tertinggal kereta akibat faktor keterlambatan.
"Kami mengimbau kepada seluruh pelanggan agar datang lebih awal ke stasiun, sehingga memiliki waktu yang cukup untuk proses boarding dan tidak tertinggal kereta," kata Kuswardojo di Bandung, Jumat.
Kuswardojo mengatakan kebijakan disiplin waktu tersebut berlaku khusus di tiga titik sentral, yakni Stasiun Bandung, Stasiun Kiaracondong, dan Stasiun Cimahi, guna menjamin aspek keselamatan operasional selama masa Angkutan Lebaran 2026.
Data KAI mencatat sejak 11 Maret hingga Jumat ini, lanjut dia, terdapat 10 penumpang KA Jarak Jauh yang gagal berangkat karena tiba di stasiun melebihi batas waktu boarding. Mayoritas insiden terjadi di Stasiun Bandung dan Kiaracondong, yang merupakan dua stasiun dengan volume kepadatan tertinggi.
Kuswardojo menjelaskan penutupan boarding lebih awal ini dipicu perubahan alur pelayanan melalui fasilitas skybridge.
Penumpang kini tidak lagi menyeberang rel secara langsung, melainkan harus berjalan melalui jembatan layang menuju peron, yang membutuhkan durasi waktu tambahan.
Hingga Jumat siang, mobilitas pemudik di wilayah Daop 2 masih terpantau sangat tinggi dengan total 15.469 penumpang berangkat hari ini. Stasiun Bandung melayani 5.521 pelanggan, sementara Kiaracondong menyusul dengan 5.479 pelanggan.
Secara kumulatif, tingkat keterisian tempat duduk (okupansi) KA Lebaran di Daop 2 telah menembus angka 88,9 persen atau sebanyak 307.286 tiket terjual dari total kuota 345.840 kursi.
Mengingat tingginya antrean dan padatnya stasiun, manajemen KAI menyarankan pelanggan sudah berada di lokasi minimal 30 menit sebelum keberangkatan.
"Kedisiplinan waktu krusial agar perjalanan mudik tetap aman, nyaman, dan tepat waktu tanpa kendala administratif di pintu boarding," tuturnya.
Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2026