Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon mengantisipasi adanya peningkatan kendaraan truk bersumbu tiga yang dialihkan ke jalur arteri selama masa arus mudik Lebaran di wilayah Cirebon, Jawa Barat.

Kepala Satlantas Polresta Cirebon AKP Yudha Satyo Rahardjo dalam keterangannya di Cirebon, Minggu mengatakan pengalihan kendaraan bersumbu tiga dilakukan karena adanya pembatasan operasional di ruas jalan tol selama periode mudik.

Menurut dia, kendaraan logistik tersebut diarahkan melintas di ruas arteri sehingga berpotensi meningkatkan kepadatan lalu lintas di jalur pantai utara (Pantura) wilayah Cirebon.

"Karena ada pembatasan sumbu tiga, kendaraan tersebut dikeluarkan dari jalur tol dan diarahkan ke jalur arteri," katanya.

Ia menyebutkan kondisi tersebut membuat pihaknya menyiapkan sejumlah langkah antisipasi guna menjaga kelancaran arus kendaraan.

Yudha menuturkan salah satu upaya yang dilakukan, yakni menyiapkan rekayasa lalu lintas jika terjadi kepadatan di beberapa titik rawan di jalur Pantura.

Beberapa lokasi yang menjadi perhatian, di antaranya kawasan Pasar Sandang Tegalgubug serta simpang empat Weru, yang kerap mengalami perlambatan arus kendaraan.

"Apabila terjadi kepadatan di jalur arteri Pantura, kami akan melaksanakan contra flow untuk mengatur arus kendaraan," ujarnya.

Selain itu, petugas juga akan menerapkan metode trailing untuk mengendalikan pergerakan kendaraan agar tidak terjadi putar balik sembarangan yang berpotensi memperparah kemacetan.

Polresta Cirebon juga menyiagakan personel di sejumlah titik strategis sepanjang jalur arteri guna memastikan kelancaran arus lalu lintas.

Ia menyebutkan petugas ditempatkan di kawasan Weru sebanyak enam personel, di Pasar Tegalgubug tiga personel serta di wilayah Susukan hingga perbatasan Kabupaten Cirebon sekitar tujuh personel.

Sementara itu, berdasarkan pemantauan pada Sabtu (14/3), volume kendaraan yang melintas di jalur arteri wilayah Cirebon tercatat mencapai sekitar 24 ribu kendaraan.

"Kepada masyarakat yang melaksanakan mudik, pastikan kendaraan dalam keadaan sehat. Tentunya jaga kondisi kesehatan. Apabila masyarakat sudah mengantuk, menepilah jangan memaksakan," ucap dia.

 

 

Pewarta: Fathnur Rohman

Editor : Riza Fahriza


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2026