PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji di wilayah Jawa Barat (Jabar), termasuk di Kabupaten Cianjur aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan hingga Lebaran.
Area Manager Communication Relations dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBB Susanto August Satria di Cianjur, Selasa, mengatakan pasokan energi di wilayah operasional mereka tetap stabil dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga setelah libur Lebaran.
Pertamina, lanjutnya, mencatat selama beberapa pekan terakhir terjadi lonjakan pembelian BBM di sejumlah SPBU di Cianjur dampak kekhawatiran warga akan stok bahan bakar yang dapat terdampak dari konflik di Timur Tengah. Namun, kondisi itu tidak memengaruhi stok BBM tetap terjaga karena pendistribusian menggunakan sistem stok berjalan.
“Stok BBM dan elpiji di wilayah Regional Jabar termasuk di Cianjur dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sampai setelah hari raya," katanya.
Dia menjelaskan angka stok BBM yang sering disampaikan ke publik merupakan stok berjalan bukan stok tetap yang akan habis dalam jangka waktu tertentu, sehingga setiap hari ada penambahan stok guna menjamin pasokan setiap harinya.
Untuk kebutuhan stok di sejumlah SPBU di Cianjur, pendistribusian dipasok dari Terminal BBM Padalarang menggunakan mobil tangki, di mana hingga saat ini pendistribusian dilaporkan berjalan lancar tanpa hambatan, ujar dia.
Pertamina, lanjutnya, memastikan cuaca ekstrem yang melanda sebagian besar wilayah Jabar, tidak menjadi penghambat pendistribusian dari Padalarang ke sejumlah SPBU di Cianjur dan wilayah lainnya, sehingga dipastikan pasokan tetap aman dan terjaga.
"Menjelang mudik lebaran, kami memperkuat stok dan pasokan ke sejumlah SPBU sebagai langkah antisipasi meningkatnya pemakaian BBM saat mudik dan balik lebaran," katanya.
Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk tidak panik dengan membeli dan menimbun BBM atau elpiji secara besar-besaran karena pasokan dan stok dijamin aman dan mencukupi sampai lebaran usai karena selain merugikan diri, orang lain termasuk dapat terjerat hukum.
"Kami menjamin pasokan aman selama bulan puasa sampai beres lebaran, sehingga kami minta masyarakat jangan sampai menimbun BBM atau elpiji bersubsidi karena dapat dijerat hukum, pengawasan secara berkala akan terus dilakukan," katanya.
Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2026