antarajabar - Dalam memperingati hari Disabilitas Internasional  3 Desember, sebanyak 20 siswa tunanetra dari Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Wyata Guna akan menggelar pendakian ke Gunung Manglayang, Bandung, Jawa Barat,  28-30 November 2017.

"Kita harapkan melalui kegiatan ini adanya kesetraraan dari pemerintah dan masyarakat, sehingga menjadi uji balik bahwa masyarakat bisa paham tentang keberadaan temen-temen tunanetra agar bisa mencapai kemandirian," ujar Humas PSBN Wyata Guna Suhendar saat dihubungi melalui telepon seluler, Selasa.

Hendar mengatakan, sebelum melakukan pendakian, peserta akan berkemah terlebih dahulu di Kiarapayung dan sehari setelahnya pada Rabu pukul 09.00 WIB, mereka akan bersiap mendaki gunung dan kembali pada Kamis.

Pendakian ini juga melibatkan kelompok pecinta alam Grimapala yang akan mendampingi dan memberikan arahan kepada peserta netra ketika mendaki.

Menurutnya, pendakian tersebut akan memberikan pengalaman lebih bagi siswa yang ada di PSBN Wyata Guna yang sehari-hari berada di panti.

Selain itu, kata dia, hal ini membuktikan kepada masyarakat meski memiliki keterbatasan, namun semangat kesetaraan dan kemandirian juga dimiliki para penyandang netra.

"Serumit apapun kegiatan ini bisa kita lakukan, dengan catatan adanya pelatihan dan edukasi terhadap mereka," katanya.

Sebelum menggelar pendakian, para peserta ditempa mental dan fisik terlebih dahulu selama enam bulan atau sejak bulan Mei.

Beragam latihan dilakukan, mulai dari pengenalan kondisi alam, cara mendaki, hingga panjat tebing yang rutin dilakukan di Gor Padjajaran, Kota Bandung.

Nantinya, saat tiba dipuncak, para peserta akan menggelar upacara bendera serta renungan untuk menambah kepercayaan diri mereka.

"Renungan bahwa hidup tidak hanya tinggal di perkotaan tapi berbagai kondisi. Serumit apapun medan bisa kita coba," katanya.  

Pewarta: Asep Firmansyah

Editor : Sapto HP


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2017