Antarajabar.com - Pusat Halal Salman ITB akan mengadakan Training Halalopreneurship "Menuju Gaya Hidup Halal, Rabu, (15/6) yakni sebuah pelatihan dalam rangka memberdayakan guru Pendidikan Anak Usia Dini sekaligus mensyiarkan pentingnya aspek halal dalam bisnis.

"Pelatihan yang tidak memungut biaya ini ditujukan agar para guru PAUD memiliki penghasilan tambahan. Selain bertujuan sebagai program pemberdayaan, pelatihan-pelatihan semacam ini juga diharapkan dapat menjadi sarana peningkatan kesadaran masyarakat," kata Anggota Dewan Pembina Pusat Halal Salman Nashir Budiman, dalam siaran persnya, Selasa.

Ia berpendapat, pelatihan ini penting dikarenakan status halal-tidaknya suatu barang yang semakin tidak jelas. "Misalnya orang bikin lemper, pakai daging ayam. Tempat penyembelihannya bersertifikat, tidak?" ujarnya.

Dalam pelatihan ini, peserta akan dibimbing oleh Praktisi Makanan Kreatif dan Halal, Ina Juniarti, untuk mengkreasikan pasta dan kue lebaran dengan bahan yang hemat.

Nashir menjamin, peserta akan diberi pengetahuan memulai usaha kuliner dengan modal sebesar Rp50.000. "Mereka harus bisa jualan. Dengan belajar ini, mudah-mudahan jadi jalan rezeki untuk mereka," katanya.

Ia berharap, pelatihan ini dapat menjadi kegiatan yang berkelanjutan dan dirinya menargetkan Pusat Halal dapat melatih sebanyak 10 ribu ibu-ibu se-Bandung Raya. Hal ini mengingat potensi Kota Bandung dan sekitarnya sebagai destinasi wisata.

"Ditambah lagi, peluang wisata halal yang kian diminati wisatawan tiap tahunnya. Salah satu intinya adalah tersedianya restoran dan hotel yang halal. Dengan memberi pelatihan ini, masyarakat punya kesadaran dan mampu memproduksi makanan halal yang bisa ditawarkan," katanya.

Training Halalopreneurship dilangsungkan di Gedung Serba Guna (GSG) Masjid Salman ITB, Rabu (15/6), acara ini dimulai dari pukul 09.00 hingga 17.00 WIB dan peserta tidak dipungut biaya.


 

Pewarta: Ajat Sudrajat

Editor : Sapto HP


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2016