Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperluas uji coba pelepasan nyamuk ber-Wolbachia pada empat kelurahan di Kecamatan Ujung Berung, Kota Bandung, Jawa Barat, untuk pengendalian Dengue.

"Rencana timeline di tahun 2024 ini Kota Bandung nanti akan dirilis di empat kelurahan lainnya di Kecamatan Ujungberung," kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes Imran Pambudi dikonfirmasi di Jakarta, Ahad.

Dilansir dari situs resmi Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, Kecamatan Ujungberung mempunyai luas wilayah 1.035,411 hektare, dengan jumlah penduduk 67.144 jiwa.

Kecamatan yang terkenal dengan seni beladirinya itu secara administratif terbagi atas tujuh kelurahan, 71 RW, dan 330 RT, yaitu Kelurahan Pasir Endah, Kelurahan Cigending, Kelurahan Pasir Wangi, Kelurahan Pasir Jati, Kelurahan Pasanggrahan, Kelurahan Ujungerung, dan Kelurahan Cisaranten Wetan.

Selain empat kelurahan baru di Ujungberung, kata Imran, Kemenkes juga akan menyasar satu kecamatan lainnya di Kota Bandung yang memiliki kasus Dengue tertinggi sebagai perluasan lanjutan pelepasan nyambuk ber-Wolbachia.

Laporan Kemenkes hingga pekan ke-10 tahun 2024, Kota Bandung merupakan kota dengan kasus Dengue tertinggi di Indonesia mencapai 1.301 kasus dan kematian yang cukup tinggi mencapai tujuh jiwa.

Dikatakan Imran, perluasan uji coba pengendalian Dengue di wilayah tersebut telah melalui penetapan nota kesepakatan antara Kemenkes dan Pemkot Bandung pada 18 Maret 2024.

Hingga saat ini, kata Imran, baru satu kelurahan di Kecamatan Ujungberung yakni Pasanggrahan  telah melaksanakan penyebaran nyamuk ber-Wolbachia sejak akhir 2023.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemenkes: Pelepasan nyamuk ber-Wolbachia di Kota Bandung diperluas

Pewarta: Andi Firdaus

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2024