Perseteruan antara kedua orang tua yang bayinya tertukar Siti Mauliah dan Dian Prihatini dengan manajemen Rumah Sakit (RS) Sentosa, Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, berakhir damai melalui restorative justice atau keadilan restoratif.

"Hari ini tercapai kesepakatan perdamaian dengan pihak ibu Siti Mauliah dan ibu Dian Prihatini," ucap Direktur RS Sentosa Margareta didampingi kedua orang tua bayi di Mapolres, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Rabu.

Manajemen RS Sentosa pun memberikan sejumlah uang kerahiman kepada kedua keluarga yang bayinya tertukar. Namun, Margareta tidak menyebutkan nominal uang yang diberikan.

"RS Sentosa memberikan sejumlah dana kerahiman, enggak disebutkan tapi itu dana kerahiman ke kedua belah pihak," ujarnya.

Ia berharap bahwa rentetan peristiwa bayi tertukar itu menjadi pembelajaran bagi RS Sentosa dalam melakukan perbaikan penanganan persalinan.

"Tentunya dari sejak awal kasus ini kami ketahui kami sudah melakukan langkah-langkah perbaikan dan kita juga tidak lepas dari pembinaan dari instansi terkait dari Dinkes, Kemenkes, yang memonitor kebaikan-kebaikan rumah sakit," jelas Margareta.




Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Perseteruan orang tua bayi tertukar dan RS Sentosa berakhir damai

Pewarta: M Fikri Setiawan

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2024