Wakil Bupati Garut Helmi Budiman mengecek langsung kualitas beras bantuan pemerintah pusat di Gudang Bulog Garut untuk memastikan kondisinya bagus dan layak konsumsi sebelum dibagikan kepada masyarakat miskin di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

"Tadi sudah ditimbang, sudah diseleksi, apakah ini beras medium atau premium, ini beras baru," kata Helmi yang mengecek langsung kondisi beras bersama pejabat dinas terkait di Gudang Bulog Garut, Selasa.

Baca juga: Pemkab Garut libatkan ASN bagikan beras langsung ke masyarakat miskin

Helmi melakukan pemeriksaan mulai dari beras yang belum dikemas, sampai proses pengemasan dan siap didistribusikan kepada masyarakat.

 Ia juga mendapatkan penjelasan langsung dari petugas Bulog terkait kondisi beras yang hendak didistribusikan merupakan kualitas medium dengan kondisi bulir yang utuh, dan tidak bubuk.

Selain itu, Helmi juga sudah memastikan beras yang akan dikirim untuk warga miskin di Garut itu dalam kondisi bersih, tidak bau, hanya bau khas beras, kemudian tidak ada kutunya sehingga layak untuk dikonsumsi.

"Kami sudah melihat kualitas beras medium tidak bau apek, harum berasnya, kemudian bersih, tidak ada kutu, warnanya bersih, tidak banyak beunyeur, dan patahannya juga tidak banyak," kata Helmi.

Ia menyampaikan beras yang diperiksa itu merupakan bantuan dari pemerintah pusat untuk masyarakat miskin di Kabupaten Garut yang akan didistribusikan sebanyak tiga kali di bulan September, Oktober, dan November.
Khusus Kabupaten Garut, kata dia, sudah siap didistribusikan untuk kebutuhan masyarakat di bulan September sebanyak 2.750.045 kg, lalu bulan berikutnya akan didistribusikan dengan jumlah yang sama.

"Setiap KK mendapatkan 10 kilogram beras, dan akan kita bagikan ke seluruh kecamatan dalam jangka waktu dua minggu," kata Helmi.

Baca juga: Pemkab Garut cari sumber air permanen untuk kebutuhan masyarakat terdampak kekeringan

Ia berharap bantuan beras dari pemerintah pusat itu bisa meringankan beban kebutuhan pangan masyarakat miskin yang berjumlah 275.045 keluarga penerima manfaat (KPM).

"Jadi ini adalah beras dari pemerintah pusat dari cadangan pangan, ini dibagikan kepada 275.045 KPM," katanya.
 

Pewarta: Feri Purnama

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2023