Bupati Bandung di Provinsi Jawa Barat, Dadang Supriatna mengungkapkan anggaran  pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bedas Arjasari di Jalan Raya Banjaran, Desa Batukarut, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung sudah mencapai sebesar Rp27 miliar.

Pengerjaan RSUD Arjasari oleh PT Java Adi Cipta sesuai hasil kesepakatan dengan Pemkab Bandung, kata Dadang di Soreang, Kamis.

Lebih lanjut, Dadang mengungkapkan bahwa pembangunan RSUD Bedas Arjasari ini, sudah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah dan Daerah (RPJMD) Kabupaten Bandung tahun 2021-2025 untuk terwujudnya Kabupaten Bandung yang Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis dan Sejahtera (Bedas).

Dalam RPJMD tersebut, ucap Dadang, Pemerintah Kabupaten Bandung merencanakan pembangunan lima rumah sakit, dan dua di antaranya sudah selesai dibangun pada tahun 2022, yakni RSUD Bedas Kertasari dan RSUD Bedas Cimaung.

Selain RSUD Bedas Arjasari, pada 2023 ini, Pemkab akan membangun RSUD lagi di Kecamatan Ciwidey dan Kecamatan Bojongsoang yang sudah disetujui oleh dewan dan eksekutif, dengan tujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kabupaten Bandung.

"Setelah 2022 dibangun di Kertasari dan Cimaung, pada tahun 2023 ini diharapkan bisa tuntas lagu tiga RSUD. Saya akan tegak lurus dan fokus, berdasarkan peraturan Perundang-Undangan. Setelah Ground Breaking RSUD Bedas Arjasari, nanti pada tahun ini juga akan dilaksanakan Ground Breaking RSUD Bedas Ciwidey, RSUD Bedas Bojongsoang, niat baik ini akan diberikan yang terbaik," tutur Dadang.

Dengan adanya tambahan sekitar lima RSUD baru, kata Dadang, akan membantu mempersempit kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Bandung.

"Karena dalam konteks pelayanan kesehatan masyarakat, dengan perbandingan jumlah penduduk Kabupaten Bandung 3,72 juta jiwa, artinya sebanyak 3.720 tempat rawat inap yang dibutuhkan. Sekarang RSUD milik Kabupaten Bandung dan milik Provinsi Jabar di Kabupaten Bandung baru sekitar 2.000 tempat rawat inap, srtinya 1.700 tempat rawat inap lagi yang dibutuhkan," ucap Dadang.

Terlebih, lanjut dia, angka harapan hidup masyarakat di Kabupaten Bandung diharapkan lebih meningkat sampai 75 tahun, daripada peningkatan sebelumnya yakni dari 72 tahun menjadi 73 tahun.

"Dengan hadirnya rumah sakit ini, angka harapan hidup diharapkan mencapai 75 tahun, bahkan 100 tahun. Makanya kita juga harus bahagia dan harus setiap hari olahraga selama 30 menit," tutur Dadang.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung Zeis Zultaqawa mengungkapkan bahwa pelaksanaan pembangunan RSUD Bedas Arjasari itu selama enam bulan ke depan atau pelaksanaan kontraknya berakhir pada 26 Desember 2023.

"Pembangunan RSUD Bedas Arjasari ini tiga lantai, menambah dua rumah sakit yang sudah tegak berdiri. Dengan diawali Arjasari InsyaAllah tiga rumah sakit lagi bisa terbangun tahun ini," katanya.

Menurut Zeis, pembangunan RSUD Bedas Arjasari dilakukan pada lahan seluas 9.000 meter persegi, dan luas bangunan tiga lantai 3.400 meter persegi.

"Kami mohon dukungan dari banyak pihak. Dengan harapan pelaksanaan pembangunannya bisa kondusif dan diharapkan tepat waktu," ucap Zeis.

Pewarta: Ricky Prayoga

Editor : Ajat Sudrajat


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2023