Antarajawabarat.com,30/9 - Telkom University (Tel-U) melakukan kerja sama dengan Gazi University Turki dan Royal Melbourne Institute of Technology (RMIT) dalam rangka meningkatkan kualitas dan jejaring pendidikan.

"Kerja sama Tel-U dengan kedua universitas itu mencakup lima aspek, salah satunya program pendamping dalam pengembangan program pascasarjana di Tel-U, terutama dalam rencana terdekat pendirian program studi doktor dibidang teknik dan manajemen di Tel-U," kata Wakil Rektor III Bidang Administrasi dan Kerja Sama Internasional Tel-U Dr Ama Suyanto di Bandung, Senin.

Penandatangan kerja sama dengan Gazi University, Turki dilakukan pada helatan European Assosiation for International Education (EAIE) di Istambul, Turki, 11 September 2013.

Sedangkan dengan RMIT Australia dilaksanakan pada 20 September 2013. Keduanya dilakukan langsung dengan Rektor Gazi University Prof Dr Süleyman Büyükberber dan Rektor RMIT Professor Margaret Gardner.

Gazi University berdiri sejak tahun 1926 oleh Bapak Bangsa Turki, Mustafa Kemal Attaturk, dengan 21 fakultas serta jumlah mahasiswa 77 ribu orang dan 3.000 dosen. Universitas itu termasuk kampus terbaik dan terbesar di negara semenanjung Asia-Eropa itu.

Sedangkan RMIT Australia didirikan sejak tahun 1887, juga salah satu kampus terbesar dan tertua di Australia dengan 75 ribu mahasiswa pada program pendidikan diploma, sarjana, dan pasca sarjana.

"RMIT konsisten masuk daftar 10 perguruan tinggi terbaik di Negara Kangguru itu," kata Ama Suyanto.

Tel-U, menurut dia, sudah menindaklanjuti dengan inventarisasi data dosen yang hendak melanjutkan studinya. Terlebih, RMIT akan memberikan diskon biaya kuliah. Di lain pihak, rektorat Tel-U juga akan menjajaki beasiswa dari Dikti.

Kerja sama lainnya pertukaran pelajaran dan riset bersama (joint research) akademisi kedua kampus. Kedua program ini bisa diterapkan dalam hitungan bulan atau semester, sehingga tetap mendukung kegiatan akademik.

Kerja sama terakhir, sambung doktor bisnis ini, adalah RMIT memberikan sejumlah pelatihan kepada PT Telkom, Tbk.

Gazi University juga membuka kesempatan kuliah kredit transfer, sehingga mahasiswa bisa mengenyam pendidikan selama beberapa semester di Turki sebelum akhirnya memperoleh gelar dari Tel-U. Atau sebaliknya dari Turki kuliah beberapa semester di Tel-U kawasan Bandung Technoplex.

Setelah dua universitas ini, Ama menargetkan dalam waktu tidak lama akan bekerja sama dengan satu universitas di India, tiga universitas di Korea Selatan, dan satu universitas di Turki.

"Target kerja sama pendidikan sedikitnya 10 universitas dalam satu tahun ke depan," kata Ama Suyanto menambahkan. ***4***

Syarif

Pewarta:

Editor : Irawan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2013