Kantor Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Cianjur, Jawa Barat, telah mengeluarkan 14 ribu Sertifikat Hak Tanggungan (SHT) PTSL sepanjang tahun 2022, sedangkan ribuan lainnya masih dalam proses.

Kasi Penataan dan Pemberdayaan merangkap Plh Penetapan Hak dan Pendaftaran Kantor ART/BPN Cianjur, Ara Komara Sujana di Cianjur, Kamis mengatakan hingga pertengahan tahun, pihaknya telah menyelesaikan proses SHT sebanyak 22 ribu sertifikat, 14 ribu telah diserahkan pada pemohon, 8 ribu sertifikat masih dalam proses.

"Belasan ribu SHT sudah di tangan pemohon atau pemilik tanah, sedangkan sisanya tinggal menunggu proses untuk dibagikan. Tahun 2022, kami menargetkan dapat membagikan SHT sebanyak 39 ribu sertifikat," katanya.

Target tersebut sudah ditetapkan dalam pagu anggaran pemerintah pusat. Ketika ada kelebihan dari target pihaknya akan membutuhkan anggaran dari pemerintah, kecuali semua persyaratan yang diajukan pemohon mengacu pada SK 3 menteri dan SK Bupati yang tidak akan dikenakan biaya.

Pihaknya optimis dapat menuntaskan target 39 ribu sertifikat sudah diserahkan sebelum akhir tahun karena mengacu di tahun 2021 dari target 70 ribu SHT PTSL sudah dibagikan sebelum jatuh tempo. Pelayanan optimal yang diberikan sebagai bentuk mendukung program pemerintah pusat terkait permohonan SHT PTSL yang harus tuntas hingga tahun 2024-2025.

"Kami upayakan semua target dapat tuntas sebelum jatuh tempo atau akhir tahun. Untuk tahun ini target 39 sertifikat sudah diterima warga pemohon dari berbagai kecamatan di Cianjur," katanya.

Pihaknya juga mengimbau agar pemohon dapat mengajukan langsung penerbitan SHT dengan cara datang langsung ke Kantor ATR/BPN Cianjur atau melalui aparatur terkait di desa dan kecamatan."Kami akan memberikan layanan terbaik agar penerbitan sertifikat tidak sampai lama selama seluruh persyaratan sudah dipenuhi," katanya.


 

Pewarta: Ahmad Fikri

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2022