PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon, Jawa Barat, mengampanyekan perlawanan terhadap tindakan pelecehan dan kekerasan seksual terutama di dalam transportasi umum, khususnya kereta api.

"Kampanye ini untuk menggugah kesadaran masyarakat agar tidak melakukan tindak kekerasan dan pelecehan seksual," kata Manajer KAI Daop 3 Cirebon Suprapto di Cirebon, Rabu.

Menurutnya KAI Cirebon menggandeng anggota pramuka dalam mengampanyekan perlawanan kekerasan dan pelecehan seksual di dalam transportasi umum khususnya kereta api.

Baca juga: KAI Cirebon tambah 4 perjalanan KA Argo Cheribon

Kegiatan tersebut dilakukan di dua stasiun yang berada di wilayah kerjanya, yaitu Stasiun Cirebon, dan Jatibarang Indramayu.

Suprapto mengatakan untuk menyemarakkan kegiatan tersebut, pihaknya menampilkan ikon yang menjadi ciri khas Kota Cirebon, berupa hadirnya peserta kampanye dengan menggunakan kostum penari topeng.

"Acara kampanye diisi dengan orasi tekad melawan tindak kekerasan seksual, hiburan tari topeng, pembagian stiker kampanye, serta pemberian suvenir berupa boneka, bunga dan mug secara gratis kepada para penumpang," ujarnya.
Selain itu lanjut Suprapto, pihaknya melakukan imbauan mencegah tindak kekerasan dan pelecehan seksual melalui pengeras suara, spanduk, poster, pamflet, dan stiker.

KAI kata Suprapto juga mengajak masyarakat untuk menandatangani petisi anti kekerasan dan pelecehan seksual di transportasi publik serta membagikan suvenir kepada pelanggan di stasiun dan di dalam gerbong kereta api.

"Petugas KAI baik di stasiun maupun di atas kereta api akan terus bersiaga jika terjadi tindak kekerasan dan pelecehan seksual. Dan kami juga tetap meminta kepada pelanggan agar tetap waspada dan melaporkan kepada petugas jika terjadi tindakan kekerasan dan pelecehan seksual," katanya.

Baca juga: KAI Cirebon lakukan skrining dan deteksi TBC terhadap pegawai dan penumpang

Sementara itu PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta bersama Komnas Perempuan melakukan kegiatan kampanye untuk mencegah tindakan pelecehan seksual di kereta api.

"Kampanye serentak ini mengajak masyarakat untuk berani mencegah jika melihat tindakan pelecehan seksual serta berani melaporkan jika mengalami pelecehan seksual di transportasi umum," kata Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Eva mengatakan, kegiatan kampanye tersebut digelar di Stasiun Gambir, Pasar Senen, Cikarang, Karawang, dan juga dilakukan secara serentak di seluruh wilayah kerja KAI.
Melalui kampanye tersebut, diharapkan akan menggugah kesadaran masyarakat agar tidak melakukan tindak pelecehan seksual di transportasi umum khususnya kereta api.

Kampanye tersebut juga mengajak masyarakat agar saling menghargai dan menghormati sesama pelanggan saat menggunakan layanan jasa KAI sehingga dapat terwujud transportasi kereta api yang aman dan nyaman bagi seluruh pelanggan.

Kegiatan sosialisasi dilakukan dengan memberikan imbauan melalui pengeras suara serta sejumlah media cetak seperti spanduk, poster, pamflet, dan stiker.

Baca juga: KAI Cirebon: Penumpang yang telah vaksin lengkap tidak perlu tes antigen-PCR

"Masyarakat di stasiun juga diajak untuk menandatangani petisi anti pelecehan seksual di transportasi publik khususnya di stasiun dan kereta api," ujarnya.

Sebagai informasi, selama periode 2021 s.d Juni 2022, KAI telah melakukan 25 kali kegiatan sosialisasi anti tindakan kekerasan dan pelecehan seksual di stasiun-stasiun berbagai kota seperti Jakarta, Medan, Malang, dan Purwokerto.

KAI akan terus melakukan sosialisasi lebih lanjut agar semakin banyak masyarakat yang teredukasi terkait menjaga kesopanan di transportasi kereta api.

Sebagai bentuk komitmen, petugas KAI baik di stasiun maupun di atas kereta api akan terus bersiaga jika terjadi tindak kekerasan dan pelecehan seksual.

Meski demikian, KAI juga tetap meminta pelanggan agar tetap waspada dan melaporkan kepada petugas jika terjadi tindakan kekerasan dan pelecehan seksual.

"Melalui kampanye serentak ini diharapkan tindakan pelecehan seksual di transportasi publik tidak terjadi lagi dan masyarakat dapat menikmati perjalanan khususnya menggunakan moda kereta api dengan nyaman dan menyenangkan baik saat bepergian jarak pendek ataupun jarak jauh," pungkasnya.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: KAI Cirebon kampanyekan lawan tindakan pelecehan dan kekerasan seksual

Pewarta: Khaerul Izan

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2022