Pejabat kepolisian menyatakan bahwa dua penumpang mobil yang tertabrak Kereta Api Siliwangi rute Sukabumi-Cianjur saat melintas di pelintasan kereta api tanpa palang pintu di Desa Selajambe, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, selamat.
"Mobil rusak parah, terutama di bagian depan. Pengemudi dan penumpang selamat karena yang tertabrak bagian depan," kata Kepala Kepolisian Sektor Sukaluyu AKP Yayan Suharyana di Cianjur, Rabu.
Baca juga: PT KAI Daop Bandung imbau warga tak beraktifitas di rel kereta api
Ia menjelaskan, kecelakaan tersebut terjadi ketika mobil dengan nomor plat F 1397 yang dikemudikan oleh Dede Andriyana (42) melewati pelintasan kereta api sebidang di Desa Selajambe.
Pengemudi mobil, yang melakukan perjalanan menuju Sukaluyu bersama seorang perempuan, tidak tahu ada kereta yang akan melintas sehingga meneruskan perjalanan.
"Ketika bagian depan mobil baru masuk perlintasan, tiba-tiba langsung dihantam kereta api yang melintas dari arah Cianjur menuju Ciranjang," kata Yayan.
Dua orang yang berada di dalam mobil itu selamat dan dibantu warga sekitar keluar dari kendaraan. Kendaraan yang mereka tumpangi bagian depannya ringsek.
"Mobil langsung dievakuasi petugas Unit Laka Lantas Polres Cianjur," kata Yayan.
Baca juga: KA Siliwangi jurusan Cipatat-Cianjur-Sukabumi beroperasi
Warga yang berada di sekitar pelintasan kereta api mengatakan bahwa kendaraan yang nahas tersebut melaju dengan kecepatan sedang saat melewati pelintasan tak berpalang pintu.
"Kami mendengar suara benturan yang cukup keras dan mendapati minibus yang baru melintas dihantam kereta dari arah Cianjur menuju Ciranjang," kata Yanyan (35).
"Dua orang penumpang di dalamnya selamat, namun kondisi mobil rusak parah di bagian depan," ia menambahkan.
Ia berharap pelintasan kereta itu dipasangi palang pintu untuk meminimalkan risiko kecelakaan.
"Kami berharap ada pemasangan palang pintu, sehingga saat kereta hendak melintas pengendara dapat berhenti atau berhati-hati dan tidak memaksakan diri untuk melintas sebelum kereta lewat," katanya.
Kepala Kepolisian Sektor Sukaluyu mengatakan bahwa masih banyak pelintasan kereta api sebidang yang tidak berpalang pintu di Cianjur.
"Di Cianjur masih banyak perlintasan tanpa palang pintu, sehingga kami minta pengendara hati-hati dan waspada saat melintas," katanya.
Baca juga: Dua lansia di Cianjur tewas tersambar kereta api Siliwangi
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2022
"Mobil rusak parah, terutama di bagian depan. Pengemudi dan penumpang selamat karena yang tertabrak bagian depan," kata Kepala Kepolisian Sektor Sukaluyu AKP Yayan Suharyana di Cianjur, Rabu.
Baca juga: PT KAI Daop Bandung imbau warga tak beraktifitas di rel kereta api
Ia menjelaskan, kecelakaan tersebut terjadi ketika mobil dengan nomor plat F 1397 yang dikemudikan oleh Dede Andriyana (42) melewati pelintasan kereta api sebidang di Desa Selajambe.
Pengemudi mobil, yang melakukan perjalanan menuju Sukaluyu bersama seorang perempuan, tidak tahu ada kereta yang akan melintas sehingga meneruskan perjalanan.
"Ketika bagian depan mobil baru masuk perlintasan, tiba-tiba langsung dihantam kereta api yang melintas dari arah Cianjur menuju Ciranjang," kata Yayan.
Dua orang yang berada di dalam mobil itu selamat dan dibantu warga sekitar keluar dari kendaraan. Kendaraan yang mereka tumpangi bagian depannya ringsek.
"Mobil langsung dievakuasi petugas Unit Laka Lantas Polres Cianjur," kata Yayan.
Baca juga: KA Siliwangi jurusan Cipatat-Cianjur-Sukabumi beroperasi
Warga yang berada di sekitar pelintasan kereta api mengatakan bahwa kendaraan yang nahas tersebut melaju dengan kecepatan sedang saat melewati pelintasan tak berpalang pintu.
"Kami mendengar suara benturan yang cukup keras dan mendapati minibus yang baru melintas dihantam kereta dari arah Cianjur menuju Ciranjang," kata Yanyan (35).
"Dua orang penumpang di dalamnya selamat, namun kondisi mobil rusak parah di bagian depan," ia menambahkan.
Ia berharap pelintasan kereta itu dipasangi palang pintu untuk meminimalkan risiko kecelakaan.
"Kami berharap ada pemasangan palang pintu, sehingga saat kereta hendak melintas pengendara dapat berhenti atau berhati-hati dan tidak memaksakan diri untuk melintas sebelum kereta lewat," katanya.
Kepala Kepolisian Sektor Sukaluyu mengatakan bahwa masih banyak pelintasan kereta api sebidang yang tidak berpalang pintu di Cianjur.
"Di Cianjur masih banyak perlintasan tanpa palang pintu, sehingga kami minta pengendara hati-hati dan waspada saat melintas," katanya.
Baca juga: Dua lansia di Cianjur tewas tersambar kereta api Siliwangi
Editor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2022