Kasus kecelakaan di ruas jalan Tol Cikopo-Paliamanan hingga November 2021 mengalami kenaikan 14 persen, bila dibandingkan periode yang sama tahun 2020, sedangkan korban meninggal dunia mengalami penurunan hingga 31 persen. 

"Tingkat fasilitas kecelakaan (korban meninggal dunia) mengalami penurunan hingga 31 persen," kata General Manager Operasi AstraTol Cipali Suyitno melalui pesan tertulis yang diterima di Cirebon, Kamis. 

Suyitno mengatakan untuk kasus data kecelakaan dari bulan Januari 2021 hingga November 2021 memang mengalami peningkatan hingga 14 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2020.

Tercatat pada periode tersebut untuk di tahun 2021 terdapat 301 kasus kecelakaan di jalan tol Cipali, sedangkan di tahun 2020 terdapat 263 kasus. 

Meskipun mengalami peningkatan jumlah kecelakaan, namun untuk fatalitas atau korban meninggal dunia mengalami penurunan yang cukup signifikan yaitu mencapai 31 persen. 

Di mana pada tahun 2020 korban meninggal dunia akibat kecelakaan mencapai 70 orang, sedangkan pada periode yang sama tahun 2021 terdapat 48 orang. 

"Tingkat fatalitas berkurang, dan ini merupakan salah satu upaya kita," tuturnya. 

Suyitno menambahkan saat ini sepanjang jalan tol Cipali terdapat pembatas jalan atau "wire rope" yang terbuat dari sling baja, dan itu berfungsi untuk meminimalkan fatalitas kecelakaan. 

Karena lanjut Suyitno, ketika terjadi kecelakaan, maka kendaraan tidak lagi menyeberang ke jalur berlawanan, sehingga kecelakaan tidak terlalu fatal dan meminimalkan korban. 

"Kalau tidak ada 'wire rope' (pembatas jalan), maka akan menyeberang ke arah berlawanan, sehingga kecelakaannya fatal banyak korban. Dan dengan ada 'wire rope' maka akan tertahan sehingga tidak menyeberang ke jalur berlawanan," katanya.
 

Pewarta: Khaerul Izan

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2021