Pecatur putri asal Jawa Barat IM Irene Kharisma Sukandar memimpin di puncak klasemen kategori catur standar putri Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua setelah menyelesaikan tujuh babak di Swiss Bell Hotel, Merauke, Selasa.

Hingga menyisakan dua babak, Irene sudah mengumpulkan 6,0 poin, hasil dari lima kemenangan dan dua kali remis. Irene unggul 1,0 poin dari saingan terdekatnya WIM Chelsie Monica Sihite yang membukukan 5,0 poin dari tiga kemenangan dan empat kali remis.

Tempat ketiga diduduki WFM Regina Desyari Putri dari Kalimantan Tengah dan WCM Theodora Walukow yang sama-sama mengumpulkan 4,5 poin.

Dengan hasil tersebut, Irene berpeluang besar untuk meraih medali emas nomor catur standar setelah hanya meraih perak di nomor catur kilat dan catur cepat. Adapun dua medali emas nomor itu diborong Chelsie.

Dalam dua babak sisa catur standar, Irena akan menghadapi dua pecatur yang di atas kertas masih di bawah kemampuan Irene, yakni Linarti Putungan dari Sulawesi Utara dan pecatur tuan rumah Papua WNM Ivana Lasama.

Sementara itu, di kategori catur standar terbuka, pecatur Daerah Istimewa Yogyakarta NM Kahfi Maulana memimpin dengan 6,0 poin, dibuntuti secara ketat dengan selisih 0,5 poin oleh IM Yoseph Theollifus Taher yang mewakili Papua dan pecatur Jawa Barat FM Arif Abdul Hafiz yang mengumpulkan 5,0 poin.

Di kategori catur standar terbatas (veteran), unggulan pertama GM Cerdas Barus berpeluang merengkuh medali emas keduanya. Pecatur asal Kabupaten Karo Sumatera Utara ini sementara memimpin dengan 6,0 poin, sama dengan poin yang dimiliki FM Syarif Mahmud dari DKI Jakarta, disusul Danny Juswanto dari Banten yang membukukan 5,0 poin.

Baca juga: Jabar dan DKI berbagi emas di nomor beregu catur cepat PON Papua

Baca juga: Jatim dan Jabar berebut emas catur cepat beregu putri PON XX Papua

Baca juga: Jawa Barat borong dua emas catur kilat terbuka PON Papua

Pewarta: Dadan Ramdani

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2021