Garut, 14/4 (ANTARA) - Rumah seorang wartawan surat kabar harian "Kabar Priangan" Kampung Tarogong Tengah, Desa Tarogong, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat, dibobol maling, Kamis dini hari.

Korban wartawan yang bertugas di wilayah Kabupaten Garut, Aef Hendi (39) mengalami kehilangan dua UNIT laptop merek Acer dan HP, satu unit telepon genggam serta uang tunai Rp8 juta.

"Diperkirakan kerugiannya Rp15 jutaan, yang diambil uang, laptop dan HP," kata Aef yang mengaku banyak data penting yang disimpan di laptop tersebut.

Mengetahui adanya aksi pencurian dalam rumah itu, diterangkan Aef, berawal ketika ibu kandungnya bangun terlebih dahulu sekitar pukul 06.00 WIB mencari telepon genggamnya yang disimpan di tempat biasa sudah tidak ada.

Kemudian menanyakan kepada Aef yang masih tertidur dan mendapatkan jawaban tidak tahu, akhirnya seluruh penghuni rumah berusaha mencari telgam tersebut ke setiap sudut rumah.

Dalam pencarian itu, Aef yang baru bangun dari tidur itu sadar dua buah laptopnya yang disimpan dalam kamar juga hilang, bahkan uang sebesar Rp8 juta disimpan dalam tas juga raib.

"Semua orang di rumah tertidur pulas, tidak tahu tanda-tanda waktu kejadian ada orang masuk, sadar telah ada pencuri pagi-paginya," kata Aef yang mencurigai pelaku tersebut telah menghipnotis penghuni rumah.

Adanya aksi pencurian itu, Aef langsung melaporkannya ke Polsek terdekat, tidak lama kemudian petugas langsung datang ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara.

Dugaan sementara kata aparat kepolisian, pelaku berjumlah dua orang, masuk ke dalam rumah melalui kaca jendela belakang rumah yang sudah dalam keadaan pecah.

Pelaku setelah menggasak seluruh barang berharga dalam rumah korban tersebut kemudian melarikan diri dengan jalan yang sama.

Adanya laporan aksi pencurian di rumah padat penduduk itu, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan dan berusaha untuk mencari pelaku, sekaligus mengimbau kepada warga agar meningkatkan pengamanan ronda malam. ***3***

Feri P

Pewarta:

Editor : Irawan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2011