Bandung, 7/8 (ANTARA) - Dua anggota kelompok teroris yang ditangkap di kampung Sukaluyu RT 02/12, Kelurahan Pasirbiru, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung, Sabtu, bernama Hamzah dan Fahri.

Seperti di ungkapkan seorang warga, Ny Kustiati (41), dia melihat petugas dari Densus 88 Mabes Polri sesaat setelah penggerebekan membawa dua orang yang sebelumnya ngontrak rumah milik Saefuloh.

Seorang diantaranya dikenal bernama Fahmi. "Saya tahu dia yang berkacamata bernama Fahmi, yang seorangnya kalau tidak salah Hamzah," jelasnya.

Ketika penggerebekan, menurut dia, tidak terdengar ada suara tembakan, hanya saja bunyi keras sirine dan klakson mobil polisi. Puluhan anggota keluar dari mobil dan langsung mangepung rumah kontrakan tersebut.

Fahmi dan Hamzah tertangkap ketika mencoba kabur ke ke kebun dan belakang rumah, sedangkan seorang lagi bernama Helmi dapat meloloskan diri dari kejaran petugas.

Dua teroris yang ditangkap langsung dimasukan ke mobil jenis Elf. Mereka langsung dibawa ke Mabes Polri.

Menurut dia, ketika akan mengontrak kelompok teroris itu mengaku bekerja sebagai pengrajin jaket dan gantungan kunci. Pemuda yang bernama Helmi adalah bosnya, dua lagi mengaku sebagai karyawan.
Usia mereka, kata Ny Kustiati, masih muda antara 21 sampai 22 tahun. Kesehariannya mereka sangat tertutup, dan jarang berkomunikasi dengan warga. Meskipun begitu mereka sangat ramah, ketika bertemu.

Keseharian, mereka jarang terlihat ada di rumah. Lebih sering lampu luar menyala di siang hari, sedangkan gordengnya selalu tertutup.

Meskipun dalam keadaan hujan, warga masyarakat masih setia menunggui proses penyelidikan anggota Densus. Dari laporan, petugas masih menyisir rumah, karena ada laporan ada bom di dalamnya. ***1***
(T.PSO-226/B/Y008/Y008) 07-08-2010 15:37:10

Pewarta:

Editor :


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2010