Harga cabai rawit merah di pasar tradisional Kabupaten Bekasi, Jawa Barat terus mengalami kenaikan hingga setara dengan harga daging sapi menjelang bulan Suci Ramadhan tahun ini.

Pedagang Pasar Cikarang Yulianti (39) mengaku harga komoditas cabai rawit sebenarnya sudah mengalami kenaikan sejak tiga bulan lalu hanya saja belakangan ini terjadi kenaikan yang signifikan.

"Sudah mulai merangkak naik dari tiga bulan lalu tapi belakangan tembus hingga Rp150.000 minggu lalu, hari ini di Rp130.000 per kilogram," katanya di Cikarang, Jumat.

Harga cabai rawit merah ini, kata dia, setara dengan harga daging sapi di pasaran yang turut naik dari semula Rp98.000 menjadi Rp130.000/kg.

Menurut dia kenaikan harga cabai ini disebabkan stok cabai yang menipis di pasaran akibat gagal panen. Selain itu, momentum bulan puasa juga diduga turut mempengaruhi kenaikan harga cabai.

"Harganya cenderung naik terus, sempat turun sebentar tapi naik lagi, ditambah mau puasa, sudah biasa suka naik," ungkapnya.

Yuli menyebut kenaikan harga juga terjadi untuk komoditas cabai merah besar dari semula Rp40.000 menjadi Rp75.000 per kilogram. Cabai merah keriting juga mengalami kenaikan harga dari Rp30.000 menjadi Rp70.000 sekilo.

"Cabai merah besar sama keriting juga naik, dari sejak dua bulan terakhir," katanya.

Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pasar Cikarang mencatat selain cabai dan daging sapi, kenaikan harga juga dialami sejumlah komoditas pokok lainnya.

Kasubag UPTD Pasar Cikarang Atep Winara mengatakan berdasarkan data pihaknya hari ini, kenaikan harga juga dialami gula putih dari Rp12.500 menjadi Rp13.000 sekilo, juga gula merah yang semula Rp12.500 menjadi Rp15.000.

"Bawang juga naik di kisaran Rp1.000-Rp2.000. Bawang merah Rp30.000 per kilogram, bawang putih cutting Rp33.000 per kilogram dan bawang putih biasa Rp30.000 per kilogram," ucapnya.

Selanjutnya harga beras kualitas sedang naik dari Rp9.500 menjadi Rp12.500 per kilogram. Daging beku dari semula Rp80.000 per kilogram menjadi Rp100.000 per kilogram.

Daging ayam dari Rp32.000 naik menjadi Rp48.000 sekilonya. Telur ayam juga ikut naik dari semula Rp22.000 menjadi Rp25.000 sekilo. Terakhir kedelai lokal dari Rp9.200 menjadi Rp 12.000 sekilo.

"Kami sudah melaporkan kenaikan harga komoriti ini ke Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi untuk segera ditindaklanjuti," kata dia.

Baca juga: Disperindag Garut prediksi harga cabai turun saat bulan Ramadhan

Baca juga: Pemkot Depok ajak masyarakat budidaya tanaman cabai

Baca juga: Harga cabai di pasar Sukabumi berangsur turun

Pewarta: Pradita Kurniawan Syah

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2021