Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggelar acara nonton film bareng di Desa Sirnajaya, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (21/3) malam, untuk mempromosikan film Indonesia ke masyarakat desa.

"Kita melaksanakan nonton bareng film Indonesia ini tujuannya untuk mengedukasi masyarakat," kata Direktur Perfilman, Musik, dan Media Baru Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ahmad Mahendra usai acara nonton bareng.

Acara nonton film bareng di pedesaan Garut, menurut dia, ditujukan untuk menyampaikan pesan mengenai kearifan lokal melalui film serta meningkatkan wawasan warga mengenai film-film produksi dalam negeri. 

Acara nonton bareng yang berlangsung sampai tengah malam itu disambut antusias oleh warga desa, yang menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19 seperti mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak saat menghadiri acara.

"Banyak anak-anak yang datang, saya senang, akhirnya dari awal film bisa dipahami tentang kearifan lokal," kata Ahmad.

Anggota Komisi X DPR RI Ferdiansyah berharap acara nonton film bareng yang digelar menjelang peringatan Hari Film Nasional tanggal 30 Maret itu bisa meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap film Indonesia.

"Ini menjadi ajang promosi dan daerah yang kita datangi diharapkan bisa menumbuhkan minat bakat menjadi insan perfilman di masa yang akan datang," kata politisi Partai Golkar itu.

Pada awal tahun 2021 acara nonton bareng film Indonesia digelar di Desa Sukalilah, Kecamatan Sukaresmi dan Desa Sirnajaya, Kecamatan Cisurupan.

Baca juga: "DARAH DAN DOA" WARNAI HARI FILM NASIONAL

Baca juga: Gubernur Jabar: FFB Kawal Kebangkitan Film Nasional

Baca juga: FILM LOKAL RAGAMKAN WARNA PERFILMAN NASIONAL

Pewarta: Feri Purnama

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2021