Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bekasi mengatakan, vaksinasi COVID-19 dosis kedua bagi para tenaga kesehatan di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat sudah mencapai 90 persen sisanya ditargetkan selesai akhir pekan ini.
 
"Dari total 10.418 tenaga medis mayoritas sudah disuntik vaksin dosis kedua, tinggal 10 persen saja, hari ini mudah-mudahan selesai semua," kata Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bekasi Alamsyah di Cikarang, Jumat.

Alamsyah mengatakan setelah seluruh tenaga kesehatan menerima suntik vaksin, pihaknya berencana melakukan vaksinasi tahap kedua yang diperuntukkan bagi para petugas pelayanan publik.

"Vaksinasi untuk pelayan publik nanti rencananya digabung dengan 5.000-an nakes yang belum divaksin karena kekurangan suplai vaksin saat distribusi awal," ucapnya.

Pemerintah daerah, kata dia, sudah mengajukan sebanyak 468.000 dosis bagi 234.000 petugas pelayanan publik yang akan menjalani vaksinasi tahap kedua di awal pekan depan.

Dia menyebut vaksinasi tahap kedua nanti dilakukan secara bertahap sesuai jumlah dosis vaksin awal yang diterima Kabupaten Bekasi.

"Kami menunggu distribusi vaksin dari Jawa Barat. Rencananya di pelaksanaan pertama diberikan untuk 22.815 petugas pelayanan publik, sesuai informasi dosis vaksin awal yang akan diterima kami," katanya.

Alamsyah mengaku tempat penyimpanan khusus vaksin Sinovac di UPTD Farmasi Dinas Kesehatan yang ada di Kecamatan Tambun Selatan tidak mampu menampung keseluruhan dosis vaksin untuk petugas pelayanan publik.

"Makanya distribusi vaksin ini akan dilakukan per termin, bertahap ya karena jumlahnya jauh lebih banyak dibanding vaksin untuk tenaga kesehatan mengingat sasaran vaksin juga lebih luas," ungkapnya.

Vaksinasi tahap kedua pekan depan rencananya diberikan kepada anggota kepolisian dan TNI, aparatur sipil negara, tenaga pendidik, petugas pemadam kebakaran, Satpol PP, hingga pedagang pasar.

Pihaknya telah menyiapkan lokasi vaksinasi yang terpusat di Stadion Wibawa Mukti di Kelurahan Sertajaya, Kecamatan Cikarang Timur. Selain itu sejumlah fasilitas kesehatan juga ditunjuk sebagai lokasi vaksinasi petugas pelayanan publik ini.

"Juga di masing-masing kantor tempat mereka berdinas, ada juga yang di sekolah-sekolah dengan sasaran tenaga pendidik dan para pedagang pasar," kata dia.

Baca juga: Dewan Transportasi sebut saatnya Kota Bekasi jadi metropolitan besar

Baca juga: Banjir masih kepung warga Muaragembong Bekasi

Pewarta: Pradita Kurniawan Syah

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2021