Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, menyatakan masih menghadapi kendala untuk bisa mencari tempat isolasi terpusat bagi pasien yang terpapar virus corona baru tanpa gejala.

"Sampai sekarang kita masih terkendala untuk tempat isolasi terpusat," kata Juru Bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Cirebon Nanan Abdul Manan di Cirebon, Jumat.

Menurut Nanan ada kendala untuk Satgas COVID-19 Kabupaten Cirebon, dalam mendapatkan tempat isolasi terpusat bagi orang tanpa gejala yang terkonfirmasi positif virus corona baru.

Kendala yang dihadapi Satgas lanjut Nanan yaitu adanya penolakan dari pemilik tempat yang akan disewa, karena mereka khawatir nantinya tidak laku.

"Ada tempat yang enggan kerja sama, karena mereka khawatir sebab dijadikan tempat isolasi pasien COVID-19," ujarnya.

Selain itu ketika ada hotel yang mau dijadikan tempat isolasi terpusat pasien COVID-19, namun harga yang ditawarkan terlalu tinggi.

"Ada yang mau bekerja sama, tapi dari masalah harga tidak ketemu (terlalu mahal)," tuturnya.

Kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Cirebon mencapai 1.492 warga dengan perincian 959 orang sembuh, 440 isolasi mandiri serta perawatan dan 93 orang meninggal dunia.

Baca juga: Pemkab Cirebon kesulitan cari tempat untuk isolasi pasien OTG

Baca juga: Dinkes Kabupaten Cirebon pastikan ruang isolasi pasien COVID-19 masih tersedia

Baca juga: Perawat positif COVID-19 di Cirebon tidak menunjukkan gejala langsung isolasi

Pewarta: Khaerul Izan

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2020