Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Garut, Jawa Barat, berharap pemerintah maupun pengelola objek wisata di Garut dapat membangun tempat atau ruang untuk pagelaran seni dan budaya sebagai upaya menarik wisatawan berkunjung ke wilayah tersebut.

"Wisata itu harus menampilkan kesenian dan budaya sebagai daya tarik tersendiri. Untuk itu perlu ada pagelaran di tempat wisata," kata Ketua BPPD Kabupaten Garut Rahmat Hadi di objek wisata Karacak Valey, Kecamatan Garut Kota, Jawa Barat, Minggu.

Ia menuturkan Kabupaten Garut memiliki banyak destinasi wisata dengan berbagai daya tarik tersendiri yang mampu memberi kesan bagi wisatawan.

Namun pemerintah maupun pelaku wisata termasuk dari BPPD harus terus bekerja sama berinovasi agar objek wisata di Garut tetap menarik pengunjung.

"Kita terus berusaha bagaimana objek wisata di Garut ini memiliki ciri khas, tidak hanya potensi alamnya tapi kesenian dan budayanya," kata Hadi.

Ia menambahkan salah satu destinasi wisata yang sedang membangun ruang untuk pagelaran seni dan kebudayaan yakni di Karacak Valey.

Tempat yang saat ini sedang tahap pembangunan itu, kata dia, akan sering ditampilkan kegiatan kesenian seperti musik, termasuk teater agar wisatawan bisa terhibur dan memiliki pengalaman baru saat berwisata ke Karacak Valey.

"Bulan depan spot pagelaran seni sudah selesai, nanti area itu akan ada tempat pagelaran seni, dengan tempat duduk berkapasitas 300 orang," kata pria yang akrab dipanggil Abah Ndi itu.

Sementara itu Kabupaten Garut memiliki banyak objek wisata yang menarik dan mudah dijangkau untuk dikunjungi wisatawan baik dengan menggunakan transportasi umum, mobil pribadi, maupun sepeda motor.

Destinasi wisata di Garut di antaranya pemandian air panas Cipanas Garut, Situ Cangkuang, Bagendit, Gunung Papandayan, air terjun, dan wisata pantai.

Baca juga: Pelaku wisata di Garut keluhkan banjir di jalan nasional Bandung

Baca juga: Pemkab Garut siap mengembangkan potensi objek wisata Situ Cukang Batu






 

Pewarta: Feri Purnama

Editor : Feri Purnama


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2020