Sekretaris Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Sekmekop UKM) RI Rully Indrawan mengatakan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) mampu dan berperan mengatasi kesenjangan ekonomi dan kemisikinan di selatan Jawa Barat khususnya Kabupaten Sukabumi.

"Sektor UMKM berkontribusi besar kepada perekonomian secara nasional. Makanya ada anekdot bahwa UMKM itu disebut "usaha maneh kumaha maneh" yang artinya usaha kamu bagaimana kamu," katanya di sela paparan Seminar Nasional Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) bertema Pengembangan Ekonomi Masyarakat Jabar Selatan di Sukabumi.

Menurutnya, terjadinya ketimpangan ekonomi yang luar biasa di Jabar Selatan dengan Utara dinilainya cukup memprihatinkan belum lagi angka kemiskinan di wilayah selatan terbilang cukup tinggi ketimbang utara.

Maka dari itu, baik pemerintah pusat maupun Pemprov Jabar menjadikan permasalahan ini sebagai fokus utama. Persoalan itu bisa diatasi melalui kebijakan yang harus berpihak kepada sektor UMKM.

Padahal, jika dibandingkan dengan negara lain seperti Jepang, Singapura dan Korea kontribusi UMKM terhadap pertumbuhan perekonomian didukung oleh kebijakan-kebijakan yang berpihak kepada UMKM.

Perlu adanya kebijakan yang benar-benar berpihak karena menyangkut nasib UMKM karena saat ini UMKM yang menikmati dana perbankan baru sekitar 12 persen saja dari jumlah yang ada di Indonesia.

"Persoalan UMKM nasional kita, ternyata bukan pada modal atau pembiayaan bukan juga persoalan infrastruktur tetapi menyangkut persoalan birokrasi apalagi Presiden RI Joko Widodo kerap menyinggung soal lamanya pengurusan perizinan UMKM sehingga, panjangnya alur perizinan itu harus dipangkas agar pelaku usaha ini bisa cepat mengembangkan dan membangun usahanya," tambahnya.

Rully mengatakan diharapkan pengurusan perizinan khususnya untuk UMKM tidak perlu memakan waktu lama dan yang terpenting tidak dipungut biaya alias gratis sebab, UMKM perlu difasilitasi sebaik mungkin dalam upaya mengembangkan.

Seperti diketahui UMKM yang paling kuat bertahan saat terjadi moneter sehingga, keberadaannya harus dijaga, dipertahankan dan dikembangkan karena model usaha ini sangat berperan dalam pengentasan kesenjangan ekonomi dan kemiskinan.

Di sisi lain, selatan Kabupaten Sukabumi mempunyai potensi sumber daya alam pariwisata yang mumpuni harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk meningkatkan perekonomian warga seperti membuat atau menciptakan produk UMKM khas yang menjadi ikon daerah tersebut. 

Baca juga: Perajin cangkul Kabupaten Sukabumi siap produksi massal

Baca juga: Kabupaten Sukabumi sudah lama surplus beras setiap tahunnya


 

Pewarta: Aditia Aulia Rohman

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2019