Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman dan unsur Muspida Cianjur, Jawa Barat, melepas 402 orang calon haji asal Cianjur yang masuk dalam kloter 02 Jabar dari Halaman Kantor Kemenag Cianjur, Sabtu.

Rombongan jamaah yang berangkat dengan 10 bus dari Kantor Kemenag Cianjur, menuju embarkasi Bekasi sebelum bertolak ke Tanah Suci itu terpaksa melintas di Jalur Jonggol karena Jalur Puncak sedang diberlakukan satu arah.

Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengatakan meskipun dialihkan ke jalur Jonggol, dipastikan jamaah haji asal Cianjur akan tepat waktu sampai ke Embarkasi Bekasi.

Namun dia berharap tahun berikutnya tidak terjadi pengalihan jalur meskipun pemberangkatan dilakukan saat akhir pekan, terlebih setelah Presiden Joko Widodo merealisasikan janjinya untuk membangun jalan tol dengan pintu tol di Cianjur.

"Semoga nanti bisa lancar tanpa harus khawatir terkendala macet kalau sudah ada jalan tol atau jalur alternatif lainnya yang lebih cepat dibandingkan harus melalui Jonggol atau Sukabumi," katanya.

Pihaknya berharap jamaah haji asal Cianjur dapat melaksanakan ibadah dengan baik dan menjadi haji yang mabrur dan selama di Tanah Suci mendoakan kemaslahatan untuk Cianjur agar dijauhkan dari berbagai bencana.

"Kami meminta jamaah memanjatkan doa selama di Tanah Suci agar Cianjur diberi keberkahan dan dijauhkan dari segala bentuk bencana. Untuk mereka yang berangkat kami doakan sehat sampai kembali ke tanah air dan menjadi haji yang mambrur," katanya.

Kabagops Polres Cianjur, Kompol Warsito, mengatakan pemberangkatan jamaah yang dilakukan saat akhir pekan membuat rombongan terhambat melintas di Jalur Puncak untuk sampai ke Embarkasi Bekasi karena terjadi kemacetan di kawasan Cisarua-Bogor.

"Untuk rombongan jamaah haji kloter pertama Cianjur atau 02 Jabar, dialihkan ke jalur Jonggol agar tidak terjebak kemacetan di kawasan Puncak-Bogor yang sedang diberlakukan satu arah," katanya.

Baca juga: Ridwan Kamil minta tim kesehatan pro-aktif pantau calon haji

Baca juga: 67 persen calon haji Jawa Barat tergolong risiko tinggi sakit


 

Pewarta: Ahmad Fikri

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2019