Kasus PMK sapi di Tasikmalaya

  • Kamis, 9 Januari 2025 11:10

Petugas menyemprotkan disinfektan di Pasar Hewan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (8/1/2024). Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tasikmalaya mencatat dari jumlah populasi 45 ribu ekor sapi di Kabupaten Tasikmalaya terdapat 470 ekor sapi terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), di antaranya 36 ekor mati, sehingga UPTD Pasar Hewan Manonjaya ditutup sementara selama 14 hari ke depan. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/agr

Dokter hewan memeriksa kesehatan sapi di Pasar Hewan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (8/1/2024). Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tasikmalaya mencatat dari jumlah populasi 45 ribu ekor sapi di Kabupaten Tasikmalaya terdapat 470 ekor sapi terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), di antaranya 36 ekor mati, sehingga UPTD Pasar Hewan Manonjaya ditutup sementara selama 14 hari ke depan. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/agr

Petugas menyemprotkan obat luka kepada sapi di Pasar Hewan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (8/1/2024). Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tasikmalaya mencatat dari jumlah populasi 45 ribu ekor sapi di Kabupaten Tasikmalaya terdapat 470 ekor sapi terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), di antaranya 36 ekor mati, sehingga UPTD Pasar Hewan Manonjaya ditutup sementara selama 14 hari ke depan. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/agr

Petugas menyemprotkan disinfektan di Pasar Hewan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (8/1/2024). Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tasikmalaya mencatat dari jumlah populasi 45 ribu ekor sapi di Kabupaten Tasikmalaya terdapat 470 ekor sapi terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), di antaranya 36 ekor mati, sehingga UPTD Pasar Hewan Manonjaya ditutup sementara selama 14 hari ke depan. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/agr

Berita Terkait

Kasus PMK sapi di Tasikmalaya

Kasus PMK sapi di Tasikmalaya

  • 9 Januari 2025 11:10