Budi daya tanaman mint

  • Sabtu, 22 Mei 2021 18:58

Petani muda mengemas daun tanaman mint (spearta mentha spicata) usai dipanen di kebun Amatta Farm, Desa Purwadana, Telukjambe Timur, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (22/5/2021). Pembudidayaan tanaman mint di kebun tersebut dapat menghasilkan 50 kilogram daun tanaman mint per bulan dan dijual dengan harga Rp9 ribu per 50 gram untuk memenuhi kebutuhan pasar swalayan modern, kafe dan restoran serta masyarakat. ANTARA JABAR/M Ibnu Chazar/agr

Petani muda memeriksa kadar kualitas nutrisi (ppm) tanaman mint (spearta mentha spicata) di kebun Amatta Farm, Desa Purwadana, Telukjambe Timur, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (22/5/2021). Pembudidayaan tanaman mint di kebun tersebut dapat menghasilkan 50 kilogram daun tanaman mint per bulan dan dijual dengan harga Rp9 ribu per 50 gram untuk memenuhi kebutuhan pasar swalayan modern, kafe dan restoran serta masyarakat. ANTARA JABAR/M Ibnu Chazar/agr

Petani muda memanen daun tanaman mint (spearta mentha spicata) di kebun Amatta Farm, Desa Purwadana, Telukjambe Timur, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (22/5/2021). Pembudidayaan tanaman mint di kebun tersebut dapat menghasilkan 50 kilogram daun tanaman mint per bulan dan dijual dengan harga Rp9 ribu per 50 gram untuk memenuhi kebutuhan pasar swalayan modern, kafe dan restoran serta masyarakat. ANTARA JABAR/M Ibnu Chazar/agr

Berita Terkait

Budi daya tanaman mint

Budi daya tanaman mint

  • 22 Mei 2021 18:58