Keenam posisi itu selama ini tidak dijabat oleh pejabat definitif karena sebelumnya terkendala waktu cuti kampanye Bupati Garut Rudy Gunawan.
"Sekarang saya sudah aktif lagi sebagai bupati, program yang secepatnya diselesaikan yaitu lelang jabatan," kata Bupati Garut Rudy Gunawan kepada wartawan di Garut, Selasa.
Ia menuturkan, sejumlah jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut terjadi kekosongan, sehingga kebijakannya diisi sementara oleh jabatan Pelaksana Tugas (Plt) dan Penjabat Sementara (Pjs).
Belum ditetapkannya jabatan definitif itu, kata dia, karena selama ini sesuai aturan kepala daerah yang kembali mencalonkan diri kemudian cuti kampanye tidak dapat mengeluarkan kebijakan mengganti, merotasi atau memutasi pejabat birokrasi.
"Untuk itu kita sekarang melakukan persiapan-persiapan lelang," katanya.
Ia menyebutkan, enam jabatan yang akan dilelang yakni Dinas Pertanian, Dinas Peternakan dan Kelautan, Dinas Pendidikan, Satuan Polisi Pamong Praja, Sekwan DPRD Garut dan Sekretaris Daerah (Sekda).
Sesuai peraturan yang berlaku, kata dia, posisi jabatan itu dapat dilakukan lelang yang secara terbuka untuk para PNS Garut yang memiliki kemampuan dalam bekerja.
"Nanti ada ketentuan juga, minggu-minggu ini akan diselesaikan," katanya.
Ia menambahkan, lelang tersebut dapat diikuti oleh PNS yang jabatannya kepala bidang dengan syarat memiliki nilai kinerja dan akademik yang lebih bagus daripada jabatan eselon yang lebih tinggi darinya.
"Kepala bidang juga bisa `nyalon`, asalkan nilainya yang luar biasa," katanya.
Pewarta: Feri PurnamaEditor :
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.