Para pelaku pasar memperkirakan sekitar 52 persen peluang The Fed akan memangkas suku bunga di bulan Desember 2025, turun dari 63 persen peluang pada dan 96 persen peluang satu bulan lalu.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tiga sektor menguat yaitu dipimpin sektor infrastruktur yang naik sebesar 1,17 persen, diikuti oleh sektor transportasi & logistik dan sektor properti yang naik sebesar 1,01 persen dan 1,02 persen.
Sedangkan, sebelas sektor melemah yaitu sektor industri turun paling dalam sebesar 1,80 persen, diikuti oleh sektor kesehatan dan sektor industri yang turun sebesar 1,67 persen dan 1,23 persen.
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu LION, CSIS, TRUK, PURI dan KDTN. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni TIRA, BEEF, BAJA, ITMA dan BELL.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.459.698 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 45,25 miliar lembar saham senilai Rp20,69 triliun. Sebanyak 221 saham naik 458 saham menurun, dan 136 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei melemah 908,83 poin atau 1,76 persen ke 50,377,00, indeks Shanghai melemah 39,01 poin atau 0,97 persen ke 3.990,49, indeks Hang Seng melemah 491,53 poin atau 1,82 persen ke posisi 26.581,50, dan indeks Straits Times melemah 45,95 poin atau 0,99 persen ke 4.530,31.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: IHSG akhir pekan ditutup melemah ikuti bursa kawasan Asia
