Jakarta (ANTARA) - Petarung kelas ringan Ultimate Fighting Championship (UFC) Paddy Pimblett menanggapi tuduhan kecurangan yang dilakukan Michael Chandler jelang pertemuan mereka di UFC 314 pada April 2025.

"Jika anda tidak curang, anda tidak berusaha. Anda tahu apa yang saya maksud? Itu tergantung pada wasit," kata Paddy Pimblet dalam laporan MMA Fighting yang dipantau di Jakarta, Ahad.

Pimblett membahas tuduhan yang ditujukan kepada Chandler dari lawan-lawannya di masa lalu yang menyatakan Chandler berusaha keras untuk melakukan kecurangan selama pertarungan.

Justin Gaethje mengklaim bahwa "hampir semua hal" yang dilakukan Chandler di luar peraturan selama pertarungannya layak mendapatkan pengurangan poin. Sementara Dustin Poirier secara rutin mengecam mantan juara Bellator tersebut karena memasukkan jari ke dalam mulutnya saat mereka bertarung pada tahun 2022.

Petarung asal Inggris itu tidak terlalu peduli dengan masalah itu dan ia justru menyalahkan wasit yang tidak melakukan tugasnya untuk menangkap basah Chandler dan menghukumnya.

Ia menyebutkan sebuah contoh sempurna adalah saat Chandler hampir saja melakukan comeback menit-menit akhir saat melawan Charles Oliveira pada November 2024, saat ia melontarkan beberapa pukulan yang nampaknya mendarat di bagian belakang kepala, namun wasit tidak melakukan apapun dan membiarkan laga berlanjut.

"Jika dia hanya melemparkan tinju palu ke belakang kepala Charles Oliveira, Charles harus menggerakkan kepalanya atau wasit harus mengatakan sesuatu kepadanya," katanya.



Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor : Yuniardi Ferdinan

COPYRIGHT © ANTARA 2026