Selain itu, pada tanggal 7-8 November 1945, Umat Islam Indonesia juga menyelenggarakan Muktamar Islam Indonesia di Yogyakarta. Muktamar Islam Indonesia itu menyerukan seluruh umat Islam Indonesia untuk memperkuat persiapan untuk berjihad fi Sabilillah.
 
Sementara itu, Ketua Yayasan Insan Keturunan Sagipoddin (IKSA) HA Wachid Zein dalam Maulid Nabi dan Haul Mbah Sagipoddin di Langgar Gipo Surabaya (29/9) menyebutkan Langgar Gipo yang dibangun H Abdul Latief Sagipoddin (Gipo) pada 1717 juga dijadikan cicitnya H Hasan Basri (Hasan Gipo) sebagai lokasi pertemuan tokoh-tokoh pergerakan di Surabaya.
 
"Tokoh-tokoh pejuang, seperti HOS Tjokroaminoto, Soekarno,dr Soetomo, KH Wahab Chasbullah, dan ulama lainnya sering singgah ke Langgar Gipo untuk membicarakan strategi perjuangan. Langgar Gipo ini hanya tempat kumpul, bukan rapat-rapat, jadi agenda organisasi tidak dibahas di sini, melainkan strategi perjuangan saja, jadi Langgar Gipo (bukan Langgar Hasan Gipo) juga sangat historis dan nasionalis," katanya.*
 


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Gus Kikin: KH M Hasyim Asy'ari kobarkan api semangat juang

Pewarta: Willi Irawan
Editor : Zaenal A.

COPYRIGHT © ANTARA 2026