Antarajawabarat.com 1/4 - Susunan direksi dan komisaris baru Bank Jabar Banten (Bank BJB) mendapat respons positif dari pasar modal, kata Gubernur Jawa Barat H Ahmad Heryawan di Bandung, Selasa.

"Kepengurusan pimpinan Bank BJB yang dihasilkan RUPS Luar Biasa akhir tahun 2014 mendapat respons positif dari pasar modal, saham Bank BJB pada Selasa (31/3) menembus Rp1.000 per lembar saham," kata Gubernur Heryawan pada RUPS Tahunan Bank BJB tahun buku 2014 di Bandung.

Menurut Heryawan, jajaran direksi di bawah Achmad Irfan serta masuknya Taufiequrachman Ruki memberikan optimisme bagi pasar yang mendorong kenaikan harga saham di pasar modal.

Heryawan mengatakan, sebelum RUPS LB harga saham Bank BJB sekitar Rp700 per lembar, namun dalam empat bulan kepengurusan baru bisa menembus Rp1.000.

Menurut dia hal itu sebuah peluang besar bagi Bank BJB untuk bisa meningkatkan kinerja pada 2015, sekaligus berupaya untuk meningkatkan aset dalam beberapa tahun ke depan.

"Kami optimistis dalam setahun ke depan Bank BJB bisa membukukan aset di atas Rp100 triliun sehingga bisa masuk ke 10 besar bank nasional," kata Heryawan.

Ia menyebutkan, Bank BJB memiliki pasar andalan yang masih bisa digenjot dan ditingkatkan kinerjanya, termasuk meningkatkan fasilitas kredit untuk sektor UMKM dan pengusaha mikro.

Sementara itu Direktur Utama Bank BJB Achmad Irfan menyebutkan per Desember 2014, total aset mencapai Rp75,8 triliun atau meningkat 6,9 persen (yoy). Dana pihak ketiga total Rp57,7 triliun atau meningkat 15,5 persen.

"Kredit tumbuh 9,5 persen sehingga totalnya mencapai Rp49,6 triliun," kata Achmad Irfan. ***3***
Syarif A


Editor : Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026