Ribuan buruh melakukan mudik gratis difasilitasi oleh instansi pemerintah, swasta dan juga mudik bareng secara swadaya untuk bersama-sama mudik ke kota tujuan masing-masing.
Di wilayah Pantura, ribuan buruh mendapat fasilitas mudih gratis dari BPJS Ketenagakerjaan Jabar untuk mudik menggunakan 20 unit bus ke sejumlah kota di Jateng dan Jatim.
Rombongan besar buruh dilepas oleh Wakil Bupati Karawang dr Cellica Nurachdiana didampingi oleh Kepala Kanwil BPJS Ketenagakerjaan Jabar Iwan Kusnawan dari Islamic Center Kabupaten Karawang.
"Kami mengapresiasi adanya kepedulian instansi terhadap prosesi mudik para pekerja, termasuk BPJS Ketenagakerjaan yang memang memiliki hubungan erat dengan para pekerja," kata dr Cellica.
Ia menyebutkan eksistensi kehadiran BPJS sangat besar terhadap kesejahteraan buruh, dan umumnya masyarakat.
"Pemkab Karawang bermitra dengan BPJS Ketenagakerjaan, kesejahteraan dan keselamatan pekerja merupakan modal dasar untuk membangun daerah, khususnya di sektor industri," kata Wakil Bupati Karawang itu.
Sementar itu Kakanwil BPJS Ketenagakerjaan Jabar Iwan Kusnawan menyebutkan, kegiatan mudik bareng buruh itu merupakan bagian dari CSR badan tersebut sejaligus melanjutkan tradisi serupa yang digelar setiap musim Lebaran.
"Kegiatan mudik bareng ini merupakan bagian dari kontribusi kami bagi pekerja," kata Iwan.
Sementara di Bandung Raya, acara mudik bareng juga digelar di sejumlah kawasan industri di Batujajar, Majalaya, Rancaekek dan Dayeuhkolot. Meski tidak ditanggung gratis, namun mereka beriniiatif mudik bareng bersama para buruh di kawasan itu.
"Kegiatan mudik bareng sudah rutin setiap tahun, ada yang difasilitasi oleh pengusaha ada juga yang mandiri, yang penting kita bisa sampai ke kampung halaman dengan nyaman," kata Ferdy, salah seorang pengurus serikat pekerja di Kabupaten Bandung.
Para pekerja akan libur kerja di kampung halaman masing-masing lebih dari sepekan. Sebagian besar mereka baru masuk kerja pada 4 Agustus 2014.
"Jumat ini hari terakhir masuk kerja, namun beberapa pabrik sudah libur sejak beberapa hari lalu, tergantung order masing-masing," kata Ferdy.
Selain mudik bareng menggunakan bus, para buruh juga melakukan mudik bareng secara berombongan menggunakan sepeda motor. Biasanya mereka berangkat pada pagi hari selepas sahur.
"Pemudik bersepeda motor juga ada, mereka berkelompok ke daerah asal masing-masing," katanya menambahkan.
Sementara itu suasana di kawasan industri di Bandung Raya, dipastikan sepi dari aktivitas pabrik. Jumat pagi sebagian besar pabrik sudah berhenti operasi sehingga suasana kawasan itu menjadi hening.
Seperti di kawasan industri Majalaya, sebagian pabrik sudah libur, namun ada beberapa pabrik yang masih beroperasi hingga Jumat sore.
Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jabar, Hening Widiatmoko menyatakan secara umum pelaksanaan THR industri di Jawa Barat cukup kondusif.
"Secara umum pemberian THR di Jawa Barat berlangsung cukup lancar, sejauh ini belum ada laporan terkait THR yang bermasalah. Kami pantau terus dan evaluasi," katanya menambahkan.***3***
Editor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.